Semangat Kemerdekaan, PLN dan Eco School Lentera Wujudkan Masyarakat Tangguh dan Mandiri Melalui Pemberdayaan Lansia

- Reporter

Selasa, 12 Agustus 2025 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, 12 Agustus 2025 – Dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menujukkan komitmennya pada pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bertempat di Eco School Lentera Intergeneration, Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Lombok Timur, PLN menyerahkan 20 unit mesin jahit untuk mendukung kemandirian ekonomi para lansia.

Penyerahan bantuan ini dirangkaikan dengan kegiatan Posyandu Terpadu yang dihadiri lebih dari 300 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia. Agenda posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), skrining kesehatan, serta penyuluhan gizi. Konsep posyandu di Eco School ini terintegrasi dengan fasilitas sosial, seperti pojok baca dan ruang bermain anak, sehingga menjadi pusat edukasi lintas generasi.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus dimaknai sebagai kebebasan untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi.

Baca Juga:  Energi Berkeadilan! PLN Hadirkan Listrik di Gili Asahan Pulau Terluar NTB

“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari ketergantungan. Melalui bantuan mesin jahit ini, kami ingin para lansia tetap berkarya dan berdaya. Kami mengapresiasi peran Eco School Lentera, Pemerintah Desa, dan Dinas Kesehatan Lombok Timur yang bersama-sama membangun ruang kemandirian bagi masyarakat,” ujar Sri Heny.

Program pelatihan menjahit ini dirancang agar para lansia dapat memproduksi kerajinan tangan bernilai jual. Harapannya, kegiatan ini menjadi pintu pembuka peluang usaha mandiri bagi mereka yang sebelumnya hanya bergantung pada bantuan keluarga atau sosial.

Baca Juga:  Jika Suatu Bangsa Kehilangan Negarawan

Siti Aisyah, pengurus Eco School dan perwakilan Lombok Eco International Connection, menyampaikan rasa syukurnya.

“Terima kasih PLN. Di usia senja, kelompok lansia masih diberi ruang untuk berkarya. Mesin jahit ini menjadi sarana untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inspiratif Aksi Mahasiswa KKN-PMD Unram bersama Mahasiswa KKN IAIH Tanam 1000 Pohon di Desa Gunung Rajak
Dewasain, Membawa ke Masa Lalu
Haru Iringi Penampilan Anak Berkebutuhan Khusus di Peringatan Hari Ibu ke-97 Lombok Barat
Semangat Kepedulian Generasi Muda: Donasi untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Inklusi dan Kesetaraan: Desa Selabung Ketangga Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025
Sat Set di Tengah Hujan, Dr. Syamsuriansyah Turun Langsung Tambal Jalan Berlubang di Telagawaru
PLN Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional di Terara
Hari Menanam Pohon Indonesia 2025: PLN Tanam lebih dari 5.000 Pohon untuk Hijaukan Pesisir Lombok Timur
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:01 WITA

Inspiratif Aksi Mahasiswa KKN-PMD Unram bersama Mahasiswa KKN IAIH Tanam 1000 Pohon di Desa Gunung Rajak

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:13 WITA

Dewasain, Membawa ke Masa Lalu

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:26 WITA

Haru Iringi Penampilan Anak Berkebutuhan Khusus di Peringatan Hari Ibu ke-97 Lombok Barat

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:50 WITA

Semangat Kepedulian Generasi Muda: Donasi untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:21 WITA

Inklusi dan Kesetaraan: Desa Selabung Ketangga Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025

Berita Terbaru