Klarifikasi RSUD Tripat Terkait Isu Pasien Kritis Tanpa Penanganan Dokter

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Direktur RSUD Tripat kabupaten Lombok Barat, dr. Suryadi, memberikan penjelasan resmi terkait beredarnya kabar yang menyebut bahwa seorang pasien kritis tidak mendapatkan penanganan dokter saat berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.

Menurut dr. Suryadi, informasi yang beredar tersebut tidak benar. Ia menegaskan bahwa dokter di IGD bertugas selama 24 jam setiap hari dan selalu siap melakukan penanganan, terlebih untuk pasien dengan kondisi serius.

Baca Juga:  Door Prize, Santunan, hingga Hiburan Lokal Meriahkan Jalan Sehat HUT RI ke-80 di Perumda

“Pasien masuk dalam Zona Merah (P1) dengan diagnosa TB paru dalam pengobatan, stroke, hiperglikemi, trombositosis, sepsis, infeksi paru berat, dan gagal napas. Pasien ditempatkan di ruangan infeksius dengan monitor lengkap, serta ditangani oleh satu dokter dan dua perawat,” jelasnya. Jumat 5 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

dr. Suryadi memastikan tidak ada penelantaran terhadap pasien. “Tidak benar pasien diabaikan. Di IGD, dokter dan perawat stanby 24 jam,” tegasnya.

Baca Juga:  Karang Taruna Samudra Apresiasi Polda NTB atas Suksesnya Pengamanan MotoGP Mandalika 2025

Ia juga menjelaskan bahwa pembatasan jumlah anggota keluarga yang menunggu pasien di ruang infeksius sudah diatur sesuai SOP, yaitu antara satu sampai dua orang. Meski demikian, pada saat itu petugas keamanan memberi kelonggaran melebihi batas yang diizinkan.

Terkait penanganan medis terakhir, Dr. Suryadi menyebut keluarga pasien telah menandatangani penolakan tindakan resusitasi jantung paru (RJP). Dokumen penolakan tersebut ditandatangani oleh pihak keluarga atas nama Ruslan pada Kamis 4 Desember 2025 pukul 15:41 Wita.

Baca Juga:  Listrik Andal di Hari Pelanggan Nasional, ini yang dilakukan PLN NTB Jaga Senyum Pelanggan

dr. Suriyadi menyatakan dengan klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman di masyarakat dan memastikan bahwa RSUD Tripat tetap berkomitmen memberikan pelayanan sesuai prosedur medis dan standar operasional yang berlaku. ***

 

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : M. Sukri Aruman

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Mataram Luncurkan Nomor Aduan Khusus, Warga Kini Lebih Mudah Laporkan Gangguan Kamtibmas
Air Keran Mampet, PDAM Giri Menang Berikan Layanan Tangki Air Bagi Masyarakat Rembiga
Kapolda NTB Temui Kajati NTB, Bahas Penguatan Penanganan Perkara
Dr. Lalu Anton Hariawan Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD KAI NTB 2026–2031
Kapolda NTB Hadiri Pisah Sambut Pejabat Lingkup Polda NTB, Berikut Nama pejabat baru
Panen Raya di Banyu Urip, Kapolda NTB Dampingi Forkopimda Ikuti Arahan Presiden
ASDP Lembar: Pelayaran Tetap Aman dan Peningkatan Penumpang Nataru 2026 di Tengah Isu Cuaca Ekstrim
PLN Catat Kenaikan Beban Listrik 12 Persen, Listrik Perayaan Tahun Baru 2026 di NTB Andal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 22:05 WITA

Air Keran Mampet, PDAM Giri Menang Berikan Layanan Tangki Air Bagi Masyarakat Rembiga

Senin, 12 Januari 2026 - 17:57 WITA

Kapolda NTB Temui Kajati NTB, Bahas Penguatan Penanganan Perkara

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:12 WITA

Dr. Lalu Anton Hariawan Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD KAI NTB 2026–2031

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:40 WITA

Kapolda NTB Hadiri Pisah Sambut Pejabat Lingkup Polda NTB, Berikut Nama pejabat baru

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:14 WITA

Panen Raya di Banyu Urip, Kapolda NTB Dampingi Forkopimda Ikuti Arahan Presiden

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA