Dinas Perkim Lobar Pastikan 350 Unit RTLH dan Proyek PSU Selesai Akhir Desember

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Barat, H. Najamuddin. Foto (Doc.Ist).

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Barat, H. Najamuddin. Foto (Doc.Ist).

Lombok Barat, GONTB – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Barat, H. Najamuddin, memaparkan perkembangan progres Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025.

Menurut data Dinas Perkim, sepanjang 2025 terdapat 350 unit RTLH yang tengah menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) memenuhi syarat untuk mendapatkan program rehabilitasi sesuai kriteria teknis.

“Prioritas utama kami adalah keluarga dalam kategori miskin ekstrem dan warga yang terdampak penyakit menular akut seperti TBC, HIV/AIDS, dan malaria. Mereka harus segera mendapat intervensi,” ujar Najamuddin 24 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percepatan pembangunan dan rehabilitasi RTLH tahun ini melibatkan beberapa sumber pembiayaan APBD Kabupaten Lombok Barat Tahap I dan II 350 unit bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 152 unit sementara ukungan BAZNAS, dan Bank NTB hingga total 526 unit.

Baca Juga:  Audit Menyeluruh, Inspektorat Temukan 1664 Tenaga Honorer Masuk Non Prosedural

Saat ini progres fisik program telah mencapai rata-rata 80 persen bahkan ada yang sudah jadi dan di tempati berdasarkan pantaun di lapangan.

“Insya Allah akhir Desember ini semua unit selesai dan warga sudah menempati rumah yang layak huni,” kata Najamuddin.

Skema bantuan bersifat sosial langsung tunai kepada penerima manfaat, dengan ketentuan dana hanya boleh dipakai untuk pembelian material bangunan dan upah tukang.

Besaran bantuan mencapai Rp20 juta per unit untuk rehabilitasi, dan Rp35 juta per unit untuk bangun baru. Dari anggaran tersebut, porsi gaji tukang sekitar Rp2,5–5 juta, sisanya untuk material.

Baca Juga:  Hari Bhakti PU ke-80, PUPR Lobar Bakal Tanam Ribuan Pohon dan Puluhan Ribu Bibit Ikan Dilepas di Bendungan Meninting

Langkah strategis penanganan kemiskinan ekstrem tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurut Najamuddin, kolaborasi dengan masyarakat lokal penting agar dampak program dapat berkelanjutan.

“Ini menunjukkan kepedulian dan gotong royong masyarakat, sekaligus menjadikan stimulus agar swadaya masyarakat merasa memiliki,” ujarnya.

Melihat dinamika dan potensi kecurangan data, Dinas Perkim berencana melakukan verval ulang pada 2026 untuk memastikan keakuratan data kemiskinan ekstrem masuk dalam data DTESN.

“Dengan data terverifikasi, intervensi akan lebih tepat sasaran. Kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor atau mengajukan bantuan RTLH sepanjang memenuhi syarat administratif dan kriteria teknis,” tegas Najamuddin.

Baca Juga:  Bupati LAZ, Harapkan Job Fair Lombok Barat Rutin Dilakukan Setiap Tahun

Saat ini program RTLH dan penanganan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam rangka memulihkan kualitas hidup masyarakat menurunkan angka kemiskinan.

Melalui sinergi pemerintah, lembaga donor, dan partisipasi aktif warga, diharapkan target hunian layak dan pengentasan kemiskinan ekstrem dapat tercapai lebih cepat.

Sementara proyek PSU juga sama selesai pada akhir Desember mengingat karena faktor cuaca sempat menjadi kendala tapi dapat selesai tepat waktu.

“Tinggal beberapa lokasi saja seperi jogging track ini sedang di percepat, akhir bulan ini pasti selesai,” tutup Najam. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : M. Sukri Aruman

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Resmi Luncurkan Sistem E-Ticketing, Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Senggigi
Kompak! Warga Melanesia Shalat Id Perdana di Kompleks, Satu sapi dan Delapan Kambing di Kurban
Lewat Darat dan Laut, Bupati LAZ Tinjau Langsung Perayaan Lebaran Topat
Bupati LAZ Tinjau Amphitheater Senggigi, Siap Jadi Tempat Perayaan Lebaran Topat 2026
Kemeriahan Kick Off Hari Jadi Ke-68 Lombok Barat, Bupati LAZ Ajak Masyarakat Berkolaborasi Lewat Semangat ‘Patju Begawean’
Kepastian Status Tenaga Honorer Lobar Terjawab, Bupati LAZ Serahkan 2.997 SK P3K Paruh Waktu
Atasi Sampah Di Lobar Bupati LAZ Tambah 8 Armada Angkut Sampah Dan Terapkan Teknologi Masaro
Wakil Bupati Lobar Lantik dan Kukuhkan 51 Pejabat Eselon III, Berikut namanya
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:50 WITA

Kompak! Warga Melanesia Shalat Id Perdana di Kompleks, Satu sapi dan Delapan Kambing di Kurban

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:57 WITA

Lewat Darat dan Laut, Bupati LAZ Tinjau Langsung Perayaan Lebaran Topat

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:28 WITA

Bupati LAZ Tinjau Amphitheater Senggigi, Siap Jadi Tempat Perayaan Lebaran Topat 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:26 WITA

Kemeriahan Kick Off Hari Jadi Ke-68 Lombok Barat, Bupati LAZ Ajak Masyarakat Berkolaborasi Lewat Semangat ‘Patju Begawean’

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:29 WITA

Kepastian Status Tenaga Honorer Lobar Terjawab, Bupati LAZ Serahkan 2.997 SK P3K Paruh Waktu

Berita Terbaru

Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia wilayah NTB Ust. H. Aswan nasution.

Go Religi

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:49 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026). Foto (Kominfotik NTB)

Go NTB

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WITA