Mataram, GONTB – Keluhan masyarakat Kelurahan Rembiga atas minimnya aliran air PDAM Giri Menang dalam beberapa hari terakhir mendapatkan respons cepat dari pihak perusahaan.
Direktur PT Air Minum (PTAM) Giri Menang, H. Sudirman, saat di konfirmasi menyampaikan bahwa manajemen telah menyiapkan langkah-langkah jangka pendek untuk memastikan kebutuhan air warga terpenuhi sambil terus mencari solusi permanen.
“Mulai kemarin kami menurunkan armada tangki air dan melakukan injeksi di sejumlah titik kritis,” ujar Sudirman, Senin 12 Januari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini jelas Sudirman di tempuh agar aliran air sementara dapat mencukupi kebutuhan dasar pelanggan di Rembiga, khususnya pada jam-jam puncak.
Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami warga.
“Kami memahami betapa pentingnya pasokan air bersih bagi aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan berharap pemberian suplai sementara ini bisa mengurangi dampak langsung,” tambahnya.
Menurut Direktur, tim teknis PDAM Giri Menang saat ini sedang melakukan serangkaian pengecekan untuk mengidentifikasi penyebab utama rendahnya aliran air di Rembiga. Beberapa kemungkinan yang tengah dikaji salah satunya gangguan pada jaringan pipa distribusi dan masalah tekanan di gardu pompa setempat.
Sudirman menegaskan bahwa selain penanganan sementara dengan tangki air, pihaknya juga merancang program jangka panjang.
“Kami bersama tim terus terus berupaya mengembalikan pasokan air di Rembiga bisa kembali stabil,” jelasnya.
Sebelumnya, warga Rembiga sempat mengalami tekanan air yang sangat rendah hingga beberapa titik mati total. Akibatnya, kegiatan sehari-hari seperti memasak, mencuci, bahkan mandi ikut terganggu. Berbagai aduan pun masuk ke kantor kelurahan dan PDAM sejak Senin (7/1/2026) lalu.
Kedepan, PDAM Giri Menang berkomitmen melakukan pemantauan rutin dan sosialisasi kepada pelanggan tentang penggunaan air secara efisien, agar gangguan serupa tidak kembali terulang. ***
Penulis : Ramli Ahmad
Editor : Lalu Sahid Wiadi
Sumber Berita: GONTB














