Lombok Barat, GONTB – UPT Puskesmas Perampuan kembali melaksanakan pelayanan kesehatan luar gedung dengan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Anak Sekolah di PAUD Al Kautsar Bajur.
Kegiatan ini merupakan rangkaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar anak usia dini untuk mendeteksi tumbuh kembang dan mencegah penyakit sejak dini.
Pada Rabu pagi, tim Puskesmas Perampuan yang dipimpin oleh Kepala UPT Ns. Akmal Rosamali, S.Kep., M.Kes., diterima oleh pengelola dan tenaga pendidik PAUD Al Kautsar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari 83 murid yang terdata, sebanyak 74 anak berhasil menjalani pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, pemeriksaan gigi serta penilaian perkembangan motorik dan bahasa.
Sembilan anak belum dapat diperiksa karena izin orang tua belum lengkap atau tidak hadir pada hari kegiatan.
“Pemeriksaan kesehatan anak sekolah menjadi prioritas kami dalam upaya promotif dan preventif,” ujar Akmal Rosamali.
“Selain pelayanan rutin di dalam gedung, kami mengadakan kegiatan luar gedung terintegrasi dengan program Posyandu, pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM), serta Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di PAUD dan TK.” tambahnya.
Tim petugas kesehatan yang bertugas di PAUD Al Kautsar terdiri dari dr. Devi, bidan Budi, Rani, dan Desy Kur. Mereka bekerja sama dengan guru untuk memastikan setiap anak mendapat layanan lengkap.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi guru dan orang tua untuk berkonsultasi seputar asupan gizi, kebiasaan hidup sehat, dan tanda-tanda gangguan tumbuh kembang yang perlu perhatian lebih lanjut.
Lebih lanjut, Puskesmas Perampuan juga melaporkan pelaksanaan kegiatan serupa di PAUD Benang Mas Bajur, wilayah kerja yang sama. Dari 41 murid terdata, 35 anak telah diperiksa, lima belum sempat diperiksa, dan satu anak tercatat absen. Kegiatan ini melibatkan dr. Devi, bidan Andri, bidan Devy, dan tim kesehatan lainnya.
Menurut Akmal, kegiatan pemeriksaan di PAUD adalah bagian strategi intervensi kesehatan terjadwal di enam desa.
“Kami menyusun jadwal satu bulan penuh, memetakan sasaran mulai dari Posyandu, PAUD, TK hingga institusi publik seperti kantor desa dan Polsek. Target kami mencapai cakupan 80 persen penduduk yang terlayani, dan saat ini capaian terus meningkat berkat koordinasi dengan pihak sekolah, guru, dan orang tua.” pungkasnya.
Program Cek Kesehatan Gratis UPT Puskesmas Perampuan tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga bayi, balita, remaja, usia produktif, dan lanjut usia.
Dengan pendekatan holistik dan partisipasi masyarakat, Puskesmas berharap dapat meningkatkan kualitas hidup warga melalui deteksi dini penyakit dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia paling awal. ***
Penulis : Ramli Ahmad
Editor : Redaksi GONTB
Sumber Berita: GONTB














