Seorang Balita ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi di Sekarbela Mataram

Kamis, 28 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balita berinisial RK umur 2.5 tahun ditemukan hanyut dan tenggelam di saluran irigasi di Lingkungan Batu Mandiri, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Kamis (28/11/2024). Foto (Humas Polresta Mataram).

Balita berinisial RK umur 2.5 tahun ditemukan hanyut dan tenggelam di saluran irigasi di Lingkungan Batu Mandiri, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Kamis (28/11/2024). Foto (Humas Polresta Mataram).

GONTB – Seorang Anak laki-laki berusia sekitar 2,5 tahun (RK) berdomisili di Kelurahan Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram ditemukan hanyut dan tenggelam di saluran irigasi di Lingkungan Batu Mandiri, Kelurahan Jempong Baru. Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 16:00 wita.

Korban langsung di evakuasi oleh Kepolisian dari Polsek Ampenan Polresta Mataram.  

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta, melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Iptu Lalu Arfi K. R. SH., membenarkan bahwa adanya laporan warga terkait penemuan mayat seorang Balita yang hanyut di saluran irigasi di wilayah Jempong.

Baca Juga:  Pria Asal Lombok Barat Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram, Usai Curi iPhone di Parkiran RSUP NTB

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, bahwa Balita (RK) tersebut sekitar pukul 14:00 wita sempat tidur bersama ibunya di Rumah nya. Namun karena datang temen seusianya keduanya keluar bermain hingga berjalan ke sekitar saluran irigasi.

Baca Juga:  Kabur dari Pemeriksaan, Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan 7 WNI di Malaysia

“Sementara berdasarkan informasi yang kita himpun anak ini diduga terjatuh di saluran dan terseret arus beberapa meter dari tempat terjatuh. Sementara teman bermainnya yang kira-kira berusia 1,5 tahun dan belum bisa berbicara tidak bisa memberitahukan siapa-siapa. Beruntung tidak terlalu lama (sekitar 1,5 jam) berselang ada warga yang melihat korban di dalam saluran tersebut dan memberitahuksn warga lain,“ ulasnya.

Baca Juga:  Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Warga Simpasai yang Terseret Arus Sungai

Korban selanjutnya diangkat dan dibawa ke rumahnya. Sementara petugas dari Polsek Ampenan telah menyiapkan Ambulance untuk dibawa ke Rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Keluarga dan ibu korban sudah menerima dengan ikhlas, mereka sudah menganggap ini takdir sehingga menolak untuk dilakukan outopsi,“ pungkasnya.

Berita Terkait

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terbaru