Khawatir Ketersediaan Daging Ayam untuk MBG, Kadis Peternakan Ingin Menu ini

Dedi Suhadi

- Reporter

Selasa, 18 Februari 2025 - 12:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi. Foto (Dedi Suhadi/GONTB).

Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi. Foto (Dedi Suhadi/GONTB).

GONTB – Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi menjelaskan pihaknya merasa khawatir atas ketersediaan ayam pedaging dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Hal ini dipicu keinginan perusahaan mitra yang meminta para peternak meningkatkan sistem kandang  dari kandang terbuka menjadi kandang tertutup.

“Untuk merubah menjadi kandang tertutup  butuh biaya besar. Tidak semua peternak mampu,” katanya di Mataram, Senin 17 Februari 2025.

Akibat syarat tersebut, jelas Kadis banyak peternak kecil yang tidak mampu, sehingga mengakibatkan banyak kandang kosong.

Untuk merubah sistem kandang menjadi kandang tertutup, jelas Kadis memerlukan biaya yang tidak sedikit minimal sekitar Rp 200 juta.

Baca Juga:  Tidak Jadi Ada Menu Susu di Program Makan Bergizi Gratis, Istana Beralasan Seperti Ini

“Ini yang coba kita bicarakan dengan anggota dewan lewat pokirnya,” katanya.

Menurut Riadi, agar nilai keekonomian terpenuhi maka para peternak harus meningkatkan jumlah ayam peliharaannya minimal 5000 ekor saat menggunakan kandang tertutup.

“Dengan kandang terbuka, peternak bisa memelihara 2509 ekor, tapi kalau kandang  tertutup minimal 5000 ekor,” katanya.

Baca Juga:  Terbaik di HLN 79, PLN Tanam 15.000 Mangrove di Batas Kota Bima

Disisi lain, Kadis peternakan ingin menu MBG ada varian lain dengan memanfaatkan telur puyuh meski stok telur ayam ras di NTB mencukupi.

Sayangnya, kata Kadis produksi  telur puyuh ini masih terbatas, sehingga ia meminta para peternak puyuh meningkatkan produktivitas.

“Pasarnya terbuka. Telur puyuh bisa menggantikan telur ayam ras,” katanya.*

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik
Lantik Pengurus DPD KAI NTB, Ketum KAI Tekankan Peran Advokat sebagai Pejuang Penegakan Hukum
Domino Resmi Jadi Cabor KONI, Ini Komitmen Ketua ORADO NTB I Putu Dedy Saputra
Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat
Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia
Gubernur NTB Tantang Konsultan Lokal Naik Kelas, INKINDO Diminta Siap Bersaing di Tingkat Global
Kaesang Pangarep Hadiri Rakorwil, Ketua DPW Sebut PSI NTB Target Pimpinan Dewan
Sambut GT World Challenge Asia 2026, PLN Pastikan Kelistrikan Andal
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:03 WITA

Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:51 WITA

Lantik Pengurus DPD KAI NTB, Ketum KAI Tekankan Peran Advokat sebagai Pejuang Penegakan Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:28 WITA

Domino Resmi Jadi Cabor KONI, Ini Komitmen Ketua ORADO NTB I Putu Dedy Saputra

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WITA

Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:09 WITA

Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia

Berita Terbaru