Mataram, 29 Agustus 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menerima kunjungan delegasi dari perwakilan Kedutaan Besar negara-negara Balkan, yakni Kroasia, Bosnia & Herzegovina, Serbia, Albania, Bulgaria, dan Romania.
Kunjungan ini bertujuan melakukan kajian awal potensi kerja sama energi baru terbarukan (EBT) antara Indonesia dan negara-negara Balkan, khususnya pada sektor pembangkit listrik tenaga air skala kecil (PLTA/M).
Delegasi turut didampingi pejabat eselon II dari Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI. Rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Santong dan PLTMH Segare di Lombok sebagai bagian dari agenda diplomasi energi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan tersebut, para tamu memperoleh penjelasan mengenai kebijakan energi Indonesia, implementasi Kebijakan Energi Nasional (KEN), serta capaian dan tantangan dalam transisi menuju energi bersih.
PLN juga menyampaikan strategi perusahaan dalam mendukung target bauran EBT sekaligus menjadikan NTB sebagai salah satu daerah percontohan pemanfaatan energi terbarukan.
Selain mendengarkan paparan PLN, delegasi Balkan juga berdiskusi mengenai peluang dan tantangan pengembangan energi bersih di wilayah mereka.
Beberapa poin yang menjadi perhatian bersama antara lain potensi kerja sama dalam transfer teknologi, pengembangan investasi PLTA/M, serta penelitian bersama di sektor energi hijau.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kunjungan delegasi Balkan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang investasi di sektor EBT.
“NTB memiliki sumber daya energi terbarukan yang melimpah, mulai dari tenaga surya, air, panas bumi, angin, biomassa, hingga arus laut. Potensi ini dapat menjadi dasar kolaborasi strategis antara Indonesia dan negara-negara Balkan dalam mendukung transisi energi global,” ungkap Sri Heny.
Ia menambahkan, melalui kolaborasi internasional, pemanfaatan teknologi dan pendanaan dapat mempercepat realisasi proyek-proyek EBT di NTB maupun di wilayah lain di Indonesia.
“Kami berharap hasil dari kunjungan ini dapat diterjemahkan menjadi program teknis dan kerja sama konkret yang mendukung Kebijakan Energi Nasional sekaligus sejalan dengan European Green Deal,” lanjutnya.
Salah satu perwakilan delegasi dari Bosnia & Herzegovina, Momcilo Vukovic, menyampaikan kesannya terhadap potensi EBT di Lombok.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














