Ratusan Massa Gelar Aksi Tuntut Penegakan Hukum atas Kasus Kematian Brigadir Esco

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Kamis, 11 September 2025 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi dari keluarga Brigadir Esco Fasca Rely saat berorasi ke kantor Mapolda NTB. Kamis (11/09/2025). Foto (Ramli Ahmad/gontb).

Massa aksi dari keluarga Brigadir Esco Fasca Rely saat berorasi ke kantor Mapolda NTB. Kamis (11/09/2025). Foto (Ramli Ahmad/gontb).

Mataram, GONTB – Ratusan massa aksi turun ke jalan di Kota Mataram, Kamis (11/9/2025), untuk mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), agar mengambil langkah tegas dalam penanganan kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely. Aksi ini berlangsung di tengah pengawalan ketat aparat keamanan.

Dalam orasi yang disampaikan, massa menilai penanganan kasus oleh jajaran kepolisian masih lamban dan belum menunjukkan progres yang berarti. Mereka menuntut agar Kapolda NTB segera menarik berkas perkara dari Polres Lombok Barat ke tingkat Polda.

“Kami menuntut Kapolda segera menarik berkas kasus ini ke Polda NTB. Jangan ada lagi keterlambatan. Kasus ini harus ditangani secara serius di tingkat Polda,” tegas salah seorang orator di hadapan peserta demo.

Selain percepatan penanganan perkara, massa juga mendesak agar pihak kepolisian segera menetapkan dan menahan pelaku yang diduga terlibat. Mereka menilai penundaan penahanan hanya akan menimbulkan kecurigaan publik terhadap proses hukum.

“Segera lakukan penahanan terhadap tersangka. Jangan menunda-nunda, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar seorang pendemo.

Tuntutan lain yang mengemuka adalah percepatan gelar perkara agar status hukum tersangka segera jelas. Massa juga meminta agar kepolisian bertindak terhadap semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk mereka yang mengetahui kejadian tetapi tidak melaporkannya.

“Kami mendesak penegak hukum segera menangkap siapapun yang terlibat dalam aksi pembunuhan ini. Semua harus diproses hukum,” serunya.

Tak hanya menyoroti substansi perkara, massa juga menuntut akuntabilitas institusi kepolisian. Mereka mendesak Kapolda NTB melakukan evaluasi terhadap jajaran Polres Lombok Barat yang dianggap lalai menangani kasus.

“Kami menuntut Kapolda segera mencopot Kapolres, Wakapolres, Kasatreskrim, dan Kasat Intel Polres Lombok Barat. Mereka harus bertanggung jawab karena kasus ini tidak ditangani dengan maksimal,” teriak massa aksi.

Sejumlah peserta aksi juga menyuarakan agar pelaku nantinya dijatuhi hukuman maksimal, bahkan hukuman mati, sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan.

Aksi berjalan relatif tertib dengan penjagaan polisi di sekitar lokasi. Perwakilan massa menegaskan mereka akan terus mengawal proses hukum hingga ada kejelasan dan kepastian hukum terkait kasus kematian Brigadir Esco. ***

Baca Juga:  Wujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia, Ops Ketupat Rinjani 2026 Polda NTB Libatkan Ribuan Personel Gabungan 

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Siluman DPRD NTB: 13 Anggota Dewan yang Tidak Mengembalikan Belum Tersentuh
Polisi amankan Warga Labuapi diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta
Kasus Penadahan Tuntas, Polresta Mataram Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan
3 Terduga Pengedar Narkoba Diamankan di Narmada
International Law Firm Pasang Badan Bela Marga Harun
Polisi Bekuk Pemuda Asal Lombok Tengah, Diduga Pelaku Curanmor Kos di Pagutan
Kasus Rumah Tangga Marga Harun Rampung, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Terlibat Lagi
Amankan Lebaran Topat, Personel Gabungan disiagakan di Pantai Loang Baloq Mataram
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WITA

Dana Siluman DPRD NTB: 13 Anggota Dewan yang Tidak Mengembalikan Belum Tersentuh

Selasa, 7 April 2026 - 20:25 WITA

Polisi amankan Warga Labuapi diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 15:57 WITA

Kasus Penadahan Tuntas, Polresta Mataram Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 11:31 WITA

3 Terduga Pengedar Narkoba Diamankan di Narmada

Rabu, 1 April 2026 - 21:23 WITA

International Law Firm Pasang Badan Bela Marga Harun

Berita Terbaru

Go Kesehatan

Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53 WITA