4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, GONTB – PT PLN bergerak cepat menangani gangguan jaringan listrik akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan distribusi dan menyebabkan empat tiang listrik roboh di Dusun Lenser, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Senin malam, 20 Januari 2026.

PLN mengerahkan tim gabungan dari ULP Praya dan UP3 Selaparang ke lokasi guna melakukan penanganan awal.

Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan keamanan area serta mencegah potensi gangguan kelistrikan yang lebih luas.

Sebanyak 30 personel PLN diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan material pohon tumbang, pengamanan lokasi, serta perbaikan jaringan distribusi yang terdampak. Seluruh proses dilakukan secara terkoordinasi dan terukur.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, PLN mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Area terdampak diamankan terlebih dahulu sebelum dilakukan perbaikan guna memastikan keselamatan petugas dan masyarakat sekitar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik.

Baca Juga:  Gasifikasi PLTMGU Lombok Peaker, PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Jelang Nataru

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak cepat ke lokasi dengan prioritas utama pada aspek keselamatan dan keandalan sistem,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan utama berupa empat tiang listrik roboh berhasil ditangani melalui pekerjaan teknis intensif sepanjang malam.

Selama proses penanganan berlangsung, PLN memastikan tidak terdapat pelanggan yang terdampak pemadaman.

Baca Juga:  21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

“Alhamdulillah, proses penormalan jaringan kelistrikan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada Selasa pagi, 21 Januari 2026, pukul 06.15 WITA, setelah seluruh tahapan pengecekan dan pengujian teknis dilakukan,” tambahnya.

Sri Heny juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas pengertian, doa, dan dukungan yang diberikan kepada PLN selama proses penanganan berlangsung. Dukungan masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga keandalan listrik,” tutupnya. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara
21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 06:34 WITA

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

Senin, 16 Maret 2026 - 20:17 WITA

Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:29 WITA

Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Senin, 9 Maret 2026 - 08:47 WITA

Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara

Berita Terbaru