Lombok Barat, GO NTB – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Lombok Barat melakukan gebrakan nyata untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan budaya literasi sejak dini. Di bawah komando H.K.L. Winengan, Perpusda Lobar menggelar rangkaian Lomba Bertutur Kata tingkat SD/MI serta Lomba Resensi Buku tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Lombok Barat.
Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan untuk mengasah keberanian dan kemampuan narasi anak bangsa di Bumi Patut Patuh Patju.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lombok Barat, H.L. Ahmad Zaini (LAZ) yang memberikan arahan, memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi ini. Ia menyoroti tantangan besar perpustakaan di era global, di mana arus informasi bisa diakses dengan mudah hanya lewat ponsel.
“Kondisi sekarang berbeda dengan 15 tahun lalu. Sekarang orang cari apapun bisa sambil tidur lewat Google atau e-book. Itulah sebabnya, perpustakaan tidak boleh hanya jadi tempat orang datang membaca buku fisik, tapi harus ada inovasi seperti lomba bertutur dan resensi ini,” jelas Zaini.
Ia juga memberikan masukan visioner agar Perpustakaan Lobar bertransformasi mengikuti gaya hidup modern. “Perpustakaan masa depan harus dilengkapi dengan koneksi internet yang kencang dan fasilitas seperti coffee shop yang nyaman. Orang sekarang bekerja dan belajar ingin suasana yang rileks namun produktif,” tambahnya.
Penyelenggaraan lomba ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Resensi buku, misalnya, melatih siswa SMP dan SMA untuk mencari inti sari dari sebuah karya, bukan sekadar membaca.
“Mari jadikan ruang ini untuk mengasah keterampilan. Jangan takut gagal. Kompetisi yang banyak akan membuat mental kita matang. Keterampilan diri adalah investasi terbaik,” pesan Zaini kepada para peserta.
Dinas Perpustakaan Lobar berkomitmen untuk terus menghidupkan suasana kantor dengan berbagai kegiatan rutin bulanan atau mingguan agar gedung perpustakaan selalu ramai dan menjadi pusat rekreasi intelektual bagi masyarakat Lombok Barat.
Senada. Dengan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Lombok Barat, HK.L. Winengan, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar seremoni. Sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat, pemerintah telah menyiapkan total hadiah yang cukup menggiurkan.
“Untuk Lomba Bertutur tingkat SD, juara pertama kita siapkan Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta. Kami ingin anak-anak kelas 1 sudah mulai berani tampil, karena di tingkat provinsi pun kategorinya dimulai dari sana,” ujar Winengan dalam sambutannya.
Winengan juga menambahkan bahwa ke depan, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta Kemenag akan diperkuat guna memastikan seluruh sekolah, termasuk Madrasah (MTs dan MA), terlibat aktif mengirimkan perwakilan terbaiknya.














