Menyikapi Fitnah Perpecahan di Akhir Zaman

- Reporter

Selasa, 8 Oktober 2024 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Aswan Amir Hasan Nasution

Penulis: Aswan Amir Hasan Nasution

“Sesungguhnya, menjelang datangnya hari Kiamat nanti akan muncul banyak fitnah seperti lapisan-lapisan malam yang gelap. Di pagi hari seseorang beriman namun di sore harinya berubah menjadi kafir; atau di sore hari beriman sementara di pagi harinya menjadi kafir …” [HR. Abu Dawud]

GONTB – ZAMAN fitnah adalah suatu zaman yang ketika itu akal orang-orang yang berakal bertindak ceroboh dan kebijaksanaan orang-orang bijak menjadi sirna, dikarenakan oleh begitu kuatnya syubhat-syubhat yang bermunculan banyaknya orang-orang yang terjerumus, bercampurnya kebenaran dengan kebathilan hingga keduanya susah dibedakan.

Mencari akar permasalahan fitnah berdasarkan manhaj ulama Salaf adalah suatu hal yang sangat penting, terutama di zaman sekarang ini, di mana fitnah-fitnah telah bermunculan di setiap tempat. Umat-umat lain telah mengeroyok umat Islam dan banyak orang yang terjerumus kedalam urusan fitnah. Umat dibuat bingung oleh urusan fitnah dan tidak tahu cara agar terbebas darinya.

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa umat Islam di akhir zaman ini mengalami nasib yang sangat strategis. Betapa tidak, dibanyak dimensi kehidupan, umat ini mengalami kemunduran dan keterbelakangan. Di sisi lain, umat ini pun terhinakan oleh musuh-musuh mereka tanpa dapat berbuat banyak.

Di skup internal sendiri tak kalah parahnya. Mereka berpecah belah dan saling bermusuhan satu sama lain hanya karena berbeda pemahaman, pandangan, dan suku bangsa. Apalagi kalau sudah masuk ranah politik, antar sesama kawan dapat bertengkar dan saling menyerang.

Belum lagi mengingat problem umat ini yang bertumpuk-tumpuk, dimana merajalelanya kemaksiatan bertebaran di mana-mana, penjajahan terjadi di banyak negara. Belum lagi problem internal umat Islam berupa perpecahan umat, pertikaian antar sesama, bahkan saling mengkafirkan, menghina ulama, serta problem-problem lain yang ini dikatagorikan ke dalam fitnah di akhir zaman.

Beruntunglah orang yang mau berpegang teguh dengan agamanya dan menjunjung tinggi sunnah Rasulnya. Karena jauh-jauh hari,14 abad yang lalu, Rasulullah SAW telah menubuatkan dan memberitakan kepada umatnya bahwa di akhir zaman nanti akan muncul banyak fitnah. Di antara fitnah yang disebutkan itu adalah fitnah perpecahan umat Islam dan peperangan di antara sesama mereka.

Baca Juga:  Korupsi Seolah Menjadi Budaya, Apa Yang Dicari Para Koruptor?

Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya, menjelang datangnya hari Kiamat nanti akan muncul banyak fitnah seperti lapisan-lapisan malam yang gelap. Di pagi hari seseorang beriman manun di sore harinya dia berubah menjadi kafir; atau di sore hari beriman sementara di pagi harinya menjadi kafir …”. [HR. Abu Dawud].

Apa yang disebutkan dalam hadits di atas hanyalah sebagian kecil dari fitnah. Masih banyak lagi fitnah-fitnah lain yang disebutkan di banyak riwayat yang shahih dari beliau. Bagaimana sikap yang tepat dalam menghadapinya dan menyikapinya yang benar, tentulah kita berpedoman sesuai dengan petunjuk Nabi dan arahan para ulama salaf dari kalangan para sahabat dan Tabi’in.

Baca Juga:  Bimbingan Pra Nikah, Upaya Turunkan Angka Perceraian

Oleh karena itu, diantara kesempurnaan rahmat Allah SWT bagi hamba-Nya adalah Dia telah mensyari’atkan bagi mereka sesuatu yang dapat memperbaiki urusan mereka dalam segala kondisi, suka maupun duka, dalam keadaan penuh semangat maupun benci, dalam situasi aman maupun mencekam dan dalam kondisi bersatu maupun berpecah belah.

Di antaranya adalah nash-nash yang terdapat dalam al-Qur-an dan sunnah yang menjelaskan kepada seorang Muslim jalan yang benar yang harus ditempuhnya ketika terjadi fitnah dan kondisi sulit, agar dia bisa selamat dan kaum Muslimin lainnya pun ikut selamat bersamanya.

Kesimpulanya, hanyalah mereka yang memegang teguh bersama Kitabullah dan Rasul-Nya. Dan menjadikan kebenaran sebagai tujuan utama di dalam hidupnya dan lebih mengutamakan ridha Allah SWT di atas keridhaan manusia, inilah yang bisa menjadikan umat Islam selamat dari huru-hara dan kekacauan fitnah di akhir zaman. Wallahu a’lam.

Sumber:
Menyikapi Hura-Hara dan Kecauan Di Akhir Zaman,2007

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hijrah dan Kebangkitan Ummat
Anggota DPR RI F-NasDem, Fauzan Khalid Berperan Besar Kembangkan Santri Penghafal Al-Qur’an
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-11 Tahun 1447 Hijriah: Meraih Ampunan dan Syafaat
Puasa dan Seni Hidup dalam Perbedaan
Hikmah Memberi Maaf Menjelang Datanghya Ramadhan
Hidup Adalah Perubahan
Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini
Umroh Super Promo Ekonomi hanya 26.9Juta 13 Hari berangkat dari Lombok
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:49 WITA

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Senin, 9 Maret 2026 - 22:15 WITA

Anggota DPR RI F-NasDem, Fauzan Khalid Berperan Besar Kembangkan Santri Penghafal Al-Qur’an

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:02 WITA

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-11 Tahun 1447 Hijriah: Meraih Ampunan dan Syafaat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:31 WITA

Puasa dan Seni Hidup dalam Perbedaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:16 WITA

Hikmah Memberi Maaf Menjelang Datanghya Ramadhan

Berita Terbaru

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB menggelar acara Media Gathering bersama Wartawan di Aula Kantor PLN UIW NTB di Mataram. Selasa (23/06/2026). Foto (Lalu Sahid/GONTB)

Go Ekbis

Peluang Usaha! PLN NTB Ajak Masyarakat Bermitra Bangun SPKLU

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:14 WITA

Go Kesehatan

Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga

Senin, 22 Jun 2026 - 07:29 WITA