BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Balai Besar POM di Mataram  terus memperkuat memperkuat sinergi dalam pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kali ini sinergitas tersebut dilakukan dalam bentuk koordinasi dengan  Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) .

Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk mempererat kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), sekaligus memperkuat pertukaran informasi terkait tren dan kasus penyalahgunaan OOT yang berkembang di masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai strategi pencegahan yang dapat dilaksanakan secara terpadu, antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar, mahasiswa, komunitas, serta kelompok masya rakat lainnya yang berpotensi terpapar penyalahgunaan obat.

Baca Juga:  7 Obat Maag untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Efektif

Selain itu, dilakukan pula pertukaran informasi mengenai pola peredaran dan penyalahgunaan OOT sebagai dasar dalam penyusunan langkah pengawasan dan intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kedua pihak juga membuka peluang pelaksanaan operasi bersama dalam rangka pengawasan dan penindakan terhadap peredaran obat yang disalahgunakan.

Kepala Balai Besar POM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menyampaikan bahwa penyalahgunaan obat-obatan tertentu seperti tramadol, triheksifenidil, dan dekstrometorfan masih menjadi perhatian bersama karena masih ditemukan di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Aturan Baru Pengendalian Zat Adiktif: Rokok Eceran dan Iklan Dibatasi

,”Penguatan edukasi kepada masyarakat serta peningkatan pengawasan terhadap peredaran obat perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, “ucapnya Kamis (4/6/2026).

Sementara itu,  Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Marjuki, menyampaikan apresiasi atas inisiatif koordinasi yang dilakukan oleh Balai Besar POM di Mataram.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan obat, termasuk menyikapi isu peredaran rokok elektrik yang diduga mengandung narkotika.

Baca Juga:  Begini Cara Balai Besar POM Mataram Sosialisasikan Keamanan Pangan Bagi Pelajar SMPN 15 Mataram!

Menurutnya, kolaborasi melalui kegiatan KIE, pengawasan peredaran obat, pertukaran data dan informasi, serta pelaksanaan kegiatan bersama akan semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan di daerah.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan kerja sama antara Balai Besar POM di Mataram dan BNNP NTB semakin erat, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi perlindungan masyarakat. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan OOT, memperkuat sistem pengawasan, serta melindungi generasi muda dari risiko penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga
Limbik: Kunci Emosi dan Ingatanmu
Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya
Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas
Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya
Obat Batuk: Redakan dengan Bahan Rumahan yang Alami
Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit
Ederma Clinik Hadirkan Tekhnologi Kecantikan Wonder Face Pertama di Indonesia Tanpa Bedah dan Suntik

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:29

Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:54

Limbik: Kunci Emosi dan Ingatanmu

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:38

BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Senin, 4 Mei 2026 - 06:39

Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas

Berita Terbaru

Penulis: ASWAN AMIR HASAN NASUTION

Go Religi

Nasehat Kematian

Senin, 27 Jul 2026 - 17:58