Pemulangan 7 WNI yang Meninggal Kecelakaan di Malaysia Tunggu Kelengkapan Dokumen

Selasa, 26 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gede Putu Aryadi. Foto: (Doc.Ist).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gede Putu Aryadi. Foto: (Doc.Ist).

GONTB – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gede Putu Aryadi menyatakan, pemulangan tujuh warga negara Indonesia (WNI) asal Lombok yang meninggal dalam kecelakaan tragis di Malaysia masih menunggu kelengkapan dokumen.

“Nah itu lah karena dokumennya masih ditunggu, aparat di sana masih bekerja, ini apalagi dokumen enggak ada kan. Apakah akan ada otopsi tergantung aparat di sana,” kata Gede dikonfirmasi, Senin (25/11/2024).

Gede mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan jenazah tujuh WNI asal Lombok tersebut dipulangkan.

Rencananya, pemulangan jenazah akan dilakukan melalui Entikong, Kalimantan Barat. 

Baca Juga:  33 Ribu Pelanggan PLN Terdampak Banjir di Mataram, PLN Lakukan Penormalan Bertahap

“KJRI meminta data itu sehingga nanti pemulangannya melalui Entikong kalau sudah selesai. Kita tidak bisa menentukan waktunya kapan,” kata Gede.

Kecelakaan tragis yang menewaskan 7 orang WNI tersebut terjadi di Jalan Betong, Sarikei, Meradang, Serawak, Malaysia, pada Kamis (21/11/2024). 

Gede mengatakan, pihaknya mendapat informasi kecelakaan yang menewaskan 7 WNI dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching pada Sabtu malam. 

“Malamnya saya dikasih berita resmi bahwa tujuh orang itu meninggal masih dalam proses identifikasi. Keluarga diminta identitas segala macam karena dokumennya belum ada, harus selesaikan dokumen,” kata Gede. 

Baca Juga:  Kabur dari Pemeriksaan, Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan 7 WNI di Malaysia

Saat ini, ketujuh jenazah korban kecelakaan masih berada di rumah sakit di Serawak, Malaysia, untuk menunggu kelengkapan dokumen. 

Identitas ketujuh korban atas nama Masirah (50) warga Kabupaten Lombok Timur, Sarapudin (49) warga Kabupaten Lombok Tengah, Agus Muljadi (40) warga Kabupaten Lombok Tengah, Suandi Putra (25) warga Lombok Tengah, Jumahir (43) asal Kabupaten Lombok Timur, Rumintang (16) asal Kabupaten Lombok Timur dan Ridoan (42) asal Kabupaten Lombok Barat. 

Tim dari Disnakertrans kabupaten dan BP3MI sudah mengunjungi kediaman keluarga korban kecelakaan untuk memastikan dan meminta dokumen yang diperlukan untuk pemulangan jenazah. 

Baca Juga:  Minta Pelaku Pelecehan Diadili, Alumni dan Jamaah Ponpes Mambaul Ulum Demo ke Polda NTB

Gede menjelaskan, dari pengakuan keluarga ketujuh korban berangkat secara mandiri melalui Bandara Lombok pada Rabu (20/11/2024) dan transit di Surabaya. Dari Surabaya, mereka lalu terbang ke Pontianak. 

“Sampai di Pontianak dia dijemput sama calo, nyeberanglah ke perbatasan Serawak, sampai di sana kecelakaan. Majikan tidak ada, paspor tidak ada,” kata Gede. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Serawak, Malaysia, pada Kamis (21/11/2024) mengakibatkan 7 WNI tewas. 

KJRI Kucing menduga, kecelakaan tersebut disebabkan oleh upaya pengemudi untuk menghindari patroli pemeriksaan petugas.

Berita Terkait

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terbaru

Go Sosok

Berguru Kepada Hamka: Hilang Dendam, Tersisa Cinta

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:46