Lurah Pejarakan Karya Pantau Pilkada Serentak 2024: Masyarakat Tidak mengarahkan untuk Pilih Pasangan Tertentu

- Reporter

Rabu, 27 November 2024 - 09:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulhakim, SH, Lurah Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan Kota Mataram saat memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 08, RT.02. Rabu (27/11/2024). Foto: (Mamiq Sahaya)

Mulhakim, SH, Lurah Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan Kota Mataram saat memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 08, RT.02. Rabu (27/11/2024). Foto: (Mamiq Sahaya)

Mataram, GONTB – Lurah Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan Kota Mataram, Mulhakim, SH, ditemui saat memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 08, RT.02. Rabu (27/11/2024) mengatakan, dengan adanya Pilkada serentak se Indonesia tahun ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bagaimana demokrasi yang betul-betul sangat dewasa sekali, sehingga tidak ada intrik-intrik diantara pihak yang berkepentingan.

“Yang paling pokok adalah masyarakat yang paling bawah tidak secara teknis turut serta pilih memilih dengan mengarahkan kepada pasangan calon tertentu serta mengiming-imingi janji-janji, biarkan masyarakat kita memilih sesuai dengan hatinya,” katanya.

Baca Juga:  LAZ Yakin Bisa Berikan yang Terbaik Buat Partai

Masyarakat Indonesia kembali menggelar pesta demokrasi melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Rabu 27 November 2024 menjadi momen penting dalam menentukan arah kepemimpinan di setiap daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebagai pembalajaran bahwa kita masyarakat Kota Mataram khususnya dan masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Indonesia pada umumnya telah memiliki sikap demokratis yang sangat baik,” harapnya.

Baca Juga:  DPC Gerindra Lombok Timur Bantah Isu Penolakan Haerul Warisin oleh PAC

Disinggung antisipasi dan pengawasan terhadap adanya Politik Uang atau fenomena serangan Fajar, sebelumnya Mulhakim telah mengumpulkan para kepala lingkungan dan para RT, Linmas, Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat.

“Kareca secara agama serangan fajar tersebut tidak diperbolehkan, kalaupun mereka terima, dan kalau mereka tidak coblos itu merupakan pengkhianatan besar kepada yang memberi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fauzan Khalid Desak Kemendagri Berikan Surat Registrasi Desa Pemekaran

Iapun sangat berharap agar jangan diterima, karena itu jelas tidak baik untuk demokrasi kedepannya.

Sebagi informasi pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 ini di Kelurahan Pejarakan Karya sebanyak 30 persen adalah pemilih pemula atau pemilih yang termasuk kedalam pemilih generasi Z dari 5.130 pemilih atau yang memiliki hak suarnya yang terbagi di 9 TPS. (shy)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda
Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional
Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini
Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem
Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Politik
MBS Target 7 Kursi untuk Golkar Lombok Barat di Pileg 2029
Lalu Ivan Indaryadi Terpilih Aklamasi, Target Menang Pileg dan Pilkada Lobar
Daftar Terakhir, Tim L. Heri Prihatin Yakin Rebut Kursi Ketua Golkar NTB
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:09 WITA

PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:22 WITA

Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:10 WITA

Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:13 WITA

Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:37 WITA

Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Politik

Berita Terbaru

Go NTB

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:52 WITA