Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Rabu, 29 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi keynote speech sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (27/10/2025). Foto (Doc.Ist)

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi keynote speech sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (27/10/2025). Foto (Doc.Ist)

Praya, GONTB – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid mengatakan, pendidikan politik sebaiknya dimulai sejak dini di berbagai lembaga pendidikan formal, seperti di sekolah-sekolah.

Untuk itu, pemerintah dan lembaga pendidikan perlu bekerjasama mengintegrasikan pendidikan politik dalam kurikulum sekolah.

“Kegiatan sosialisasi pendidikan politik sejak dini dapat membantu generasi muda memahami pentingnya partisipasi politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sosialisasi pendidikan politik berkelanjutan diharapkan akan dapat menciptakan masyarakat yang sadar politik dan aktif membangun demokrasi,” kata Fauzan saat menjadi keynote speech sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (27/10/2025).

Baca Juga:  Anggota DPD RI TGH. Ibnu Kholil Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Hadir Ratusan Toma dan Pemuda

Menurut Anggota Komisi II DPR RI ini, sekolah merupakan tempat strategis untuk melakukan sosialisasi. Kurikulum yang mencakup pendidikan kewarganegaraan dan politik dapat membantu siswa memahami peran mereka sebagai pemilih di masa depan.

Fauzan yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok menjelaskan, selain melalui pendidikan formal di sekolah, sosialisasi juga dapat dilakukan melalui kegiatan non-formal di masyarakat. Misalnya, dengan melakukan kegiatan seperti diskusi publik, seminar, maupun lokakarya.

Baca Juga:  Iron-Edwin Segera Terima SK B-KWK Parpol, DPP Gerindra Berkunjung ke Lombok Timur

Menurut mantan Bupati Lombok Barat dua periode ini, berbagai media massa, termasuk media sosial juga memiliki peran penting dalam sosialisasi pendidikan politik.

Melalui berita, artikel, program televisi, dan informasi yang disampaikan melalui media sosial, diharapkan dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh masyarakat terkait isu-isu politik terkini.

Foto Bersama peserta Sosialisasi pemilih berkelanjutan

“Karena itu, penting bagi media untuk menyajikan informasi akurat dan mendidik. Namun informasi yang diterima, terutama di media sosial, hendaknya dicek dulu kebenarannya. Baca dulu keseluruhan isi beritanya, cek sumbernya, dan cek juga referensi dari sumber lain yang terpercaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Isi Masa Reses, Anggota DPR RI Fauzan Khalid Buka Pelatihan Jurnalistik di MAN 2 Mataram

Fauzan menambahkan, dalam implementasinya, metode sosialisasi pendidikan politik harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan yang bersifat lokal dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat akan lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan yang bersifat top-down.

“Sosialisasi pendidikan politik harus menjadi prioritas bagi semua pihak, termasuk KPU. Hanya dengan komitmen dan kerjasama yang kuat, kita dapat mencapai tujuan bersama menciptakan masyarakat sadar politik dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Fauzan. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

Rakorwilsus PSI NTB : Target Bentuk Kepengurusan DPRT dalam Tiga Bulan
PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda
Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional
Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem
Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Politik
MBS Target 7 Kursi untuk Golkar Lombok Barat di Pileg 2029
Lalu Ivan Indaryadi Terpilih Aklamasi, Target Menang Pileg dan Pilkada Lobar
Daftar Terakhir, Tim L. Heri Prihatin Yakin Rebut Kursi Ketua Golkar NTB

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:18

Rakorwilsus PSI NTB : Target Bentuk Kepengurusan DPRT dalam Tiga Bulan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:09

PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:22

Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:10

Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:13

Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem

Berita Terbaru

Go Religi

7 Keutamaan Hari Jumat Menurut Al-Qur’an dan Hadits

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:34

Go Kesehatan

Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:13