Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Politik

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dua dari kiri): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid dalam Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (21/10/2025). Foto (Doc.ist).

(Dua dari kiri): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid dalam Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (21/10/2025). Foto (Doc.ist).

LOMBOK BARAT, GONTB – Masyarakat jangan sekali-kali mengabaikan politik. Masyarakat harus memiliki wawasan dan pengetahuan cukup, terutama dalam proses rekrutmen kepemimpinan.

Salah satu strategi yang dilakukan untuk meningkatkan wawasan dalam upaya meningkatan kesadaran politik adalah melalui sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid dalam Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (21/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fauzan, melalui sosialisasi pendidikan politik, masyarakat paling tidak terus diingatkan tentang bahaya politik uang (money politics).

Sejauh ini, kata dia, dalam praktik politik, seringkali terjadi dan terdengar adanya praktik pembelian suara agar mendapatkan dukungan dalam pemilu.

Baca Juga:  LAZ Yakin Bisa Berikan yang Terbaik Buat Partai

“Praktik klientelisme, yaitu praktik patronase politik yang melibatkan pertukaran dukungan dengan imbalan materi ini harus dicegah. Ini sudah sangat meresahkan dan membahayakan. Karena itu penyadaran masyarakat terus digalakkan melalui pendidikan politik.” tegas Fauzan, lulusan program pascasarjana ilmu politik Universitas Gadjah Mada, tahun 1999 ini.

Fauzan mengatakan, di satu sisi, sanksi hukum terhadap pelaku money politics selama ini juga sulit ditindak karena terbentur batas waktu terkait dengan tindak pidana pemilu.

“Kalau tidak ada batas waktu terkait pidana pemilu, tidak akan selesai pemilu itu, karena ada proses banding, dan lain-lainnya.” jelasnya.

Bupati Lombok Barat periode 2016 hingga 2024 ini menyatakan, pelaksanaan pemilu sejak reformasi sejauh ini berjalan cukup secara prosedural.

Baca Juga:  Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Namun secara substansial, banyak kalangan menilai belum berjalan dengan baik, terutama praktik politik uang yang seringkali terjadi.

Ia mengajak, masyarakat menolak politik uang karena lebih banyak mendatangkan mudarat daripada manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat.

Fauzan berharap, peserta sosialisasi pendidikan pemilih bisa menjadi agen perubahan dan bisa memberikan penyadaran kepada semua masyarakat tentang bahayanya politik uang.

“Pilih sesuai hati Nurani bapak ibu. Lihat rekam jejak calon yang akan dipilih. Lihat juga kemampuannya. Jangan terbuai dengan berbagai informasi di berbagai saluran media, termasuk media sosial untuk tujuan sekadar pencitraan, tetapi harus betul-betul dicek dulu, supaya tidak salah pilih.” tegas Fauzan.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fraksi NasDem Fauzan Khalid Pantau Pelaksanaan Tes Seleksi PPPK di Lombok

Fauzan meminta agar masyarakat tetap peduli terhadap politik, karena semua produk perundang-undangan, bahkan anggaran untuk pembangunan merupakan keputusan politik.

“Makanya kita harus peduli dan tidak abai dengan politik,” ucapnya.

Mukril Hakim, salah seorang peserta sosialisasi pendidikan pemilih dari Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, mengapresiasi kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih yang melibatkan masyarakat.

Menurut Mukril, sosialisasi ini sangat bermanfaat dan dapat menambah wawasan politik bagi masyarakat.

“Terima kasih Pak Fauzan yang sudah menjadi narasumber. Alhamdulillah, kami mendapatkan penjelasan yang baik. Insya Allah kami yang menjadi peserta akan meneruskan ilmu yang bermanfaat ini kepada masyarakat lainnya.” kata Mukril. ***

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda
Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional
Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini
Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem
MBS Target 7 Kursi untuk Golkar Lombok Barat di Pileg 2029
Lalu Ivan Indaryadi Terpilih Aklamasi, Target Menang Pileg dan Pilkada Lobar
Daftar Terakhir, Tim L. Heri Prihatin Yakin Rebut Kursi Ketua Golkar NTB
Prihatin Terhadap Kondisi Partai, Pengurus Partai Perindo Lombok Barat Minta
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:09 WITA

PLT Ketua Demokrat NTB Sanjung Soliditas Pengurus, Persiapkan Agenda Musda

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:22 WITA

Ketua DPD PKS Mataram: Usulan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung Sama-sama Konstitusional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:10 WITA

Fauzan Khalid: Sosialisasi Pendidikan Politik Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:13 WITA

Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:37 WITA

Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Politik

Berita Terbaru