BPBD NTB: Garis Pantai Kota Mataram Berpotensi Abrasi

- Reporter

Jumat, 25 April 2025 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ahmadi. Foto (Dedi Suhadi/gontb)

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ahmadi. Foto (Dedi Suhadi/gontb)

Mataram, GONTB – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ahmadi menjelaskan Kota Mataram yang memiliki garis pantai sejauh 9 KM yang terbentang mulai dari wilayah Meninting hingga Mapak berpotensi terjadinya abrasi atau kerusakan pantai akibat air laut.

“Sepanjang pantai yang ada di wilayah Kota Mataram punya potensi terjadinya abrasi,” katanya, Kamis 24 April 2025.

Baca Juga:  Listrik untuk Rakyat, PLN Tingkatkan Kontribusi Energi Hijau di NTB

Untuk meminimalisir dampak abrasi, jelas Ahmadi perlu dilakukan penanaman pohon di sepanjang garis pantai selain sebagai upaya mencegah terjadinya abrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pohon yang ditanam sesuai karakter pantainya, bisa pohon waru atau pohon lainnya yang cocok dengan kondisi pantai,” katanya.

Baca Juga:  PLN Gelar Apel Siaga, Pastikan Keandalan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2025

Dampak dari abrasi yang terjadi di daerah Mapak, jelas Ahmadi, saat ini pemerintah kota Mataram sudah mengevakuasi sekitar 100 KK ke rumah singgah sementara.

“Sudah ada 100 an kepala keluarga yang dievakuasi ke rumah singgah sementara oleh pemerintah Kota Mataram,” katanya.

Baca Juga:  Wabup UNA Teteskan Air Mata Saat Jenguk Adek Deluna

Selain itu, jelas Ahmadi ada beberapa titik di wilayah pantai Kota Mataram yang berpotensi terjadinya rob atau naiknya air laut ke darat.

“Wilayah Penghulu Agung Mataram berpotensi terjadi rob,” katanya.***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif
Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa
PLN UIW NTB Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Santunan bagi Duafa, Yatim, dan Guru Ngaji
Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WITA

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:02 WITA

Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:34 WITA

PLN UIW NTB Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Santunan bagi Duafa, Yatim, dan Guru Ngaji

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Berita Terbaru