Kabiro Ekonomi Jadi Tersangka, Wagub : Tunggu Gubernur

- Reporter

Rabu, 21 Mei 2025 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. Foto (Doc.ISt)

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. Foto (Doc.ISt)

GONTB – Pemerintah provinsi NTB belum bisa mengambil tindakan lanjutan terkait  penetapan Kepala Biro Perekonomi Setda Provinsi NTB, WK  yang tersangkut kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan masker covid 19.

Belum adanya tindakan lanjutan dari pemerintah provinsi NTB, menurut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri karena surat dari aparat penegak hukum belum diterima pemerintah provinsi NTB.

Baca Juga:  Hari Mangrove Sedunia, Intip Fasilitas Baru di Ekowisata Bale Mangrove Jerowaru

“Surat belum kami terima sehingga kami belum mengambil tindakan. Ini juga sambil menunggu Gubernur balik dari tugas luar,” katanya kepada wartawan, Rabu 21 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut wagub, bila Aparatur Sipil Negara (ASN) tersangkut  kasus hukum maka ada prosedur hukum  yang harus dilakukan oleh pemerintah provinsi NTB.

Baca Juga:  Penutupan MTQ Lombok Tengah, PLN Pastikan Keandalan Kelistrikan

“Ada proses hukum yang dilakukan,” katanya.

Berdasarkan pernyataan Kasi Intel Kejari Mataram, Muhammad Harun Al Rasyid dalam salah satu media yang mengakui surat penetapan Kepala Biro Ekonomi Setda NTB sebagai tersangka kasus dugaan korupsi masker covid 19 tertuang  dalam surat  nomor B/673/V/RES..3.3/2025 Reskrim tanggal 7 Mei  2025 yang ditujukan ke Kejaksaan Negeri Mataram.

Baca Juga:  Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah

Dalam kasus pengadaan masker covid 19 tersebut, berdasarkan audit dari badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) NTB negara dirugikan sebesar 1,58 milyar rupiah. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bakal Jadi Landmark Baru dan Atasi Banjir, Lale Widiahning: Butuh 2 Miliar Bangun Kolam Retensi
PLN UIW NTB Perkuat Sinergi dengan Media untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan dan Transformasi Energi
Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah Hingga Ke Ujung Lombok Barat
6 Warga Desa Rarang Lombok Timur Terima Bantuan kWh Meter Listrik Gratis Pemerintah melalui PLN NTB
Pemprov NTB Perkuat Hilirisasi dan Iklim Investasi Tambak Udang
Jangan Hanya Jadi Pemilih, Mi6 Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Masuk Struktur Penyelenggara Pemilu
PLN UP3 Selaparang Ikuti Safety Briefing Online Bersama Seluruh UP3 se-NTB di Lombok Timur, Perkuat Budaya K3 di Lingkungan Kerja
PLN UIW NTB Dukung Keandalan Kelistrikan MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 di Lombok Tengah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:43 WITA

Bakal Jadi Landmark Baru dan Atasi Banjir, Lale Widiahning: Butuh 2 Miliar Bangun Kolam Retensi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:58 WITA

PLN UIW NTB Perkuat Sinergi dengan Media untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan dan Transformasi Energi

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:52 WITA

Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah Hingga Ke Ujung Lombok Barat

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:02 WITA

6 Warga Desa Rarang Lombok Timur Terima Bantuan kWh Meter Listrik Gratis Pemerintah melalui PLN NTB

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:18 WITA

Pemprov NTB Perkuat Hilirisasi dan Iklim Investasi Tambak Udang

Berita Terbaru

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB menggelar acara Media Gathering bersama Wartawan di Aula Kantor PLN UIW NTB di Mataram. Selasa (23/06/2026). Foto (Lalu Sahid/GONTB)

Go Ekbis

Peluang Usaha! PLN NTB Ajak Masyarakat Bermitra Bangun SPKLU

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:14 WITA