Kasus Tindak Asusila Terhadap Mahasiswa, Rektor UIN Mataram Berikan Klarifikasi

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Rektor Universitas Islam Negri (UIN) Mataram, Prof. Masnun, memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan tindak asusila yang melibatkan seorang oknum dosen berinisial W.

Dosen W tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswa yang merupakan mudabbir di Ma’had UIN Mataram.

Laporan tentang dugaan tindakan tersebut baru diterima pihak rektorat setelah adanya pengaduan yang diajukan ke Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya saya baru dapat informasi tadi malam bahwa ada laporan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswa oleh oknum dosen berinisial W yang statusnya pegawai PPPK,” kata Prof. Masnun dikutip dari Bali.viva.co.id.

Baca Juga:  Lakukan Tindak Asusila dan Pacaran Sejak SMP, Pria MAA di Mataram diamankan Polisi

Sebagai langkah awal, Prof. Masnun menyatakan pihaknya telah menghentikan sementara segala aktivitas dosen yang terlibat, juga langsung berkoordinasi dengan UIN Care, suatu lembaga di internal UIN yang bertugas menangani masalah-masalah serupa.

“Kita sudah meminta kepada UIN Care untuk menginvestigasi, hingga memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban,” jelasnya saat memberikan penjelasan di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Pemilik Ratusan Bungkus Rokok Tanpa Peringatan Kesehatan ditetapkan Tersangka

Dalam penanganan kasus ini, Rektor UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas permasalahan pelecehan yang terjadi.

“Kami tidak akan menutupi persoalan ini; silakan diusut seterang-terangnya. Kami juga meminta apabila ada korban lain untuk tidak sungkan melaporkan diri kepada UIN Care,” tegasnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa UIN Mataram berupaya menciptakan lingkungan yang aman bagi semua mahasiswa, dan mendorong mereka untuk melapor jika mengalami hal serupa.

Baca Juga:  Demi Uang Makan, Dua Pria Nekat Curi Gerbang Pemakaman di Mataram

Kasus dugaan pelecehan ini membawa dampak signifikan bagi komunitas civitas UIN Mataram, terutama dalam evaluasi kegiatan di Ma’had.

Prof. Masnun menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi titik evaluasi bagi semua pihak baik mahasiswa maupun dosen, serta bisa menjadi pelajaran berharga untuk mencegah kejadian serupa.

Penanganan yang transparan dan adil sangat dibutuhkan untuk memulihkan kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga pendidikan ini serta membangun lingkungan yang lebih baik untuk semua. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Perempuan Ditemukan di Pesisir Lombok Utara
Hadapi Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi
Polresta Mataram Kembalikan Belasan Sepeda Motor Barang Bukti Kasus Narkoba kepada Pemilik
Tim Resmob Polresta Mataram Bekuk Dua Terduga Palaku Pencurian Sepeda Motor di Kos-Kosan Pagesangan
Residivis Curanmor Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram
Diamankan Resmob Terkait Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Kedapatan Simpan Sabu 2 Gram di Saku Celana
Pembangunan Puskesmas Batu Jangkih Mandek 67 Persen, Polda NTB Limpahkan Berkas dan TSK ke Jaksa
Satresnarkoba Polresta Mataram Tangkap Dua Pria di Ampenan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:10 WITA

Polairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Perempuan Ditemukan di Pesisir Lombok Utara

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:49 WITA

Hadapi Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:32 WITA

Polresta Mataram Kembalikan Belasan Sepeda Motor Barang Bukti Kasus Narkoba kepada Pemilik

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:21 WITA

Tim Resmob Polresta Mataram Bekuk Dua Terduga Palaku Pencurian Sepeda Motor di Kos-Kosan Pagesangan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:36 WITA

Residivis Curanmor Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA