Unit Harda Sat Reskrim Polresta Mataram Tetapkan 5 Tersangka Penggelapan Skin Care

- Reporter

Jumat, 28 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

GONTB – Setelah Unit Harda Sat Reskrim Polresta Mataram menetapkan 4 tersangka yakni SY, TMP, TS dan SS dalam Kasus Penggelapan yang dilaporkan Pengusaha Body care (Bahan Cosmetic) pada 22 Februari 2025 lalu.

Kini Polisi kembali menetapkan 1 tersangka lagi berdasarkan hasil pengembangan dalam penyidikan kasus tersebut.

Ia diduga ikut serta dalam proses tindak pidana sebagaimana disebutkan dalam Pasal 372 KUHP Jo. Pasal 55, 56 KUHP.

Pengungkapan ini berdasarkan hasil pengembangan terhadap 4 tersangka lainnya yang sudah lebih dulu diamankan.

“Kami telah mengamankan satu tersangka lagi yaitu WPRD, Perempuan 24 tahun, Alamat Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat yang diduga kuat ikut serta bersama keempat tersangka lainnya melakukan tindak pidana penggelapan,“ ungkap Kanit Harda Sat Reskrim Polresta Mataram Iptu Kadek Angga Nambara, Jumat (28/02/2025).

Baca Juga:  Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid, Dua Pria di Mataram Ditangkap

Tersangka WPRD ini merupakan mantan Karyawan dari Korban Pengusaha Body care tersebut. Ia sudah resign pada April 2024, namun kemudian tersangka ini ikut membantu menjualkan Produk yang diselundupkan oleh salah satu tersangka diatas.

“Jadi tersangka yang satu ini ikut serta membantu salah satu tersangka tersebut dengan cara membantu menjualkan kepada konsumen dan dilakukan berkali-kali,“ jelas Iptu Kadek Angga.

Hingga saat ini total tersangka dalam kasus penggelapan bahan Kosmetik (Skin Care) yang ditangani Unit Harda Sat reskrim Polresta Mataram berjumlah 5 tersangka.

Baca Juga:  2,5 kg Sabu hingga Miliaran Rupiah Disita, Polda NTB Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Kini kelima tersangka sudah ditahan bersama barang bukti tindak pidana yang dilakukan. Atas tindakan para tersangka Korban mengalami kerugian mencapai Ratusan juta rupiah.

Sebagai informasi, penggelapan tersebut dilakukan para tersangka dengan membawa pulang sebagian barang saat melakukan proses Packingan order konsumen yang memesan. Sebagian Produk skin care tersebut dibawa pulang dian-diam kemudian dijualkan melalui online termasuk yang dilakukan tersangka WPRD.

Kejadian ini lama kelamaan diketahui oleh Korban lantaran banyak konsumen yang bertanya keaslian barang yang diposting di online tersebut dengan harga jauh dibawah harga asli yang dijual korban.

Baca Juga:  Jelang Nataru 2026, Polsek Narmada Perketat Patroli Malam hingga Dini Hari

Harga satu buah Skincare jenis Body Care merk MAYDOOZA yang dijual korban 300 ribu rupiah, sementara harga yang ditawarkan para tersangka berkisar dari 100-200 ribu rupiah. Perbedaan harga ini membuat konsumen penasaran dan menelpon Pemilik usaha (Korban).

Dari informasi tersebut Korban menduga ada dugaan penggelapan yang dilakukan oleh karyawannya. 4 tersangka sebelumnya merupakan Karyawan Freelance sedangkan satu tersangka yang baru ditangkap merupakan mantan karyawan.

Kini para tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, terhadap mereka diancam hukuman 4 tahun penjara atas dasar Pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP, Pasal 56 KUHP. ***

Berita Terkait

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi
Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda
Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110
Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram
Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram
Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:41

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:37

Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39

Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:36

Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07

Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40