Ia berharap agar program ini dapat berjalan dengan baik di Lombok Barat. Hal ini agar tercipta SDM yang maju dan berkembang di sektor air minum dan lingkungan.
“Dengan dukungan dari Pemda Lombok Barat, kami diberikan lokasi khusus untuk membuka kelas-kelas RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), yang ditujukan bagi pegawai PT AMGM di wilayah ini,” ungkap Muslih.
Ia menambahkan, pada tahun ini fokus pembelajaran masih ditujukan kepada pegawai PT AMGM, namun mulai tahun depan Akatirta akan mulai menerima lulusan SMA/SMK dari masyarakat umum.
Program studi yang dibuka adalah Teknik Lingkungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas teknis dan manajerial di sektor air minum. Pembangunan kampus ini direncanakan berlokasi di Kecamatan Gerung, dan menjadi langkah awal hadirnya pendidikan vokasi air minum di wilayah Nusa Tenggara Barat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat dan manajemen PT AMGM. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan SDM di NTB, khususnya bagi pegawai PT AMGM dan masyarakat luas,” ungkap Muslih. ***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2














