Listrik untuk Rakyat, PLN Tingkatkan Kontribusi Energi Hijau di NTB

Jumat, 4 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai PLN saat memantau di PLTS. Foto (PLN NTB).

Pegawai PLN saat memantau di PLTS. Foto (PLN NTB).

GONTB — PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia, khususnya melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Lombok.

Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi PLN NTB untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2050 Provinsi NTB, sepuluh tahun lebih cepat dari target nasional.

Saat ini, total kapasitas terpasang PLTS di sistem Lombok telah mencapai 22,42 MW yang tersebar di beberapa lokasi seperti Pringgabaya, Selong, Sengkol, dan Sambelia.

Kontribusi PLTS terhadap daya terpasang mencapai 4,3 persen, memberikan dorongan signifikan terhadap bauran energi baru terbarukan (EBT) di wilayah NTB.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pengembangan energi hijau bukan hanya menjadi tanggung jawab nasional, tetapi juga menjadi prioritas utama PLN di NTB.

Baca Juga:  PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

“Kami berkomitmen penuh menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan di wilayah ini. PLTS adalah salah satu langkah strategis kami untuk mempercepat bauran EBT dan mencapai Net Zero Emission 2050 di NTB,” ujar Sri Heny melalui rilis resmi yang diterima BERBAGI News. Jumat (4/7/2025).

PLN mencatat bahwa pesatnya pertumbuhan PLTS dibandingkan pembangkit EBT lainnya disebabkan oleh potensi energi surya yang tinggi di NTB, biaya pemasangan yang semakin kompetitif, serta keuntungan lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca saat beroperasi. Energi listrik dari PLTS dinilai mampu menurunkan emisi karbon dengan faktor emisi sebesar 1,11 ton CO₂ per MWh.

Baca Juga:  Residivis Curanmor Berstatus DPO Asal Cakranegara Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Untuk menjaga stabilitas sistem, PLN NTB juga telah menyusun rencana pengembangan PLTS yang dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Teknologi ini akan membantu mengatasi tantangan intermitensi atau ketidakstabilan pasokan listrik dari sumber surya, sekaligus meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PLN menargetkan penambahan kapasitas pembangkit EBT di NTB sebesar 334 MW untuk PLTS+BESS. Selain itu, PLN juga merancang pengembangan pembangkit tenaga angin, air, arus laut, panas bumi, dan biomassa. Langkah ini akan meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi hingga 25,2% pada tahun 2034.

PLN NTB terus mengembangkan energi terbarukan dengan pendekatan kolaboratif dan terarah. Dukungan pemerintah daerah serta kebijakan dari pemerintah pusat memperkuat langkah PLN dalam menyederhanakan perizinan dan menyusun regulasi teknis yang mendukung. Dengan strategi ini, pengembangan energi bersih di NTB berjalan semakin efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Sigap!, PLN Pulihkan Kelistrikan Pasca Banjir di Bima NTB

Sri Heny menambahkan bahwa upaya transisi energi ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Transisi menuju energi bersih adalah investasi untuk masa depan NTB yang lebih hijau, mandiri energi, dan tangguh secara ekonomi,” tutupnya.

Dengan roadmap yang terstruktur dan tekad yang kuat, PLN UIW NTB menargetkan Lombok dan wilayah NTB menjadi contoh keberhasilan pembangunan energi hijau di kawasan timur Indonesia. ***

Berita Terkait

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto
Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028
Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis
Aksi Bersih Pantai Senggigi, DPC Demokrat Lombok Barat Dorong Gerakan “Langit Biru Indonesia Asri”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:23

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Selasa, 1 September 2026 - 20:30

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48

Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:13

MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Berita Terbaru

Go Religi

7 Keutamaan Hari Jumat Menurut Al-Qur’an dan Hadits

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:34

Go Kesehatan

Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:13