Enam Remaja Diduga Terlibat Judi Adu Panco di Mataram, Polisi Segera Bertindak

- Reporter

Minggu, 23 November 2025 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Enam Remaja yang diduga terlibat dalam judi adu panco di depan Rumah Sakit Karang Ujung, Kecamatan Ampenan diamankan Polisi, Minggu (23/11/2025). Foto (Polresta Mataram).

Enam Remaja yang diduga terlibat dalam judi adu panco di depan Rumah Sakit Karang Ujung, Kecamatan Ampenan diamankan Polisi, Minggu (23/11/2025). Foto (Polresta Mataram).

Mataram, GONTB —  Enam remaja dan pemuda yang diduga terlibat dalam judi adu panco di depan Rumah Sakit Karang Ujung, Kecamatan Ampenan, diamankan Personel Polsek Ampenan pada pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dini hari, Minggu (23/11/2025).

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga milik para terlibat kegiatan tersebut.

Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ampenan, terutama pada jam rawan malam hingga dini hari.

“Mereka kedapatan sedang menonton dan melakukan judi adu panco. Aktivitas tersebut tentu melanggar hukum dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas,” jelas Kapolsek.

Pagi harinya, sekitar pukul 08.00 Wita, para remaja dan pemuda yang diamankan diberikan pembinaan dan pengarahan oleh personel Polsek Ampenan. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar mereka tidak kembali melakukan tindakan serupa.

Baca Juga:  Polsek Ampenan Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Penggelapan ke Kejaksaan Negeri Mataram

Selain itu, pemilik kendaraan diminta datang ke Polsek dengan membawa kelengkapan dokumen sebelum kendaraan dikembalikan.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan para pelaku serta dapat memicu keributan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Polisi Amankan Residivis Narkoba

“Kami memberikan pembinaan agar mereka tidak mengulanginya lagi. Selain meresahkan masyarakat, tindakan seperti ini juga berisiko terhadap keselamatan diri mereka sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.

“Peran orang tua sangat penting untuk memantau anak-anaknya demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tutupnya.

Sumber Berita: Polresta Mataram

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi di Mataram Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 67,46 Gram Sabu dan 271 Butir Ekstasi
Heboh Diduga Orok Bayi di Pantai Selingkuh, Ini Penjelasan Polisi
Pengamanan Hari Pasaran di Narmada, Pengendara Tanpa Helm SNI Ditegur
Tawuran Remaja yang Viral, Berakhir Damai di Mataram
LPK di Mataram di Duga Rekrut Calon Pekerja ke Jepang Secara ILegal, Owner jadi Tersangka
Polsek Mataram Sigap Evakuasi ODGJ Mengamuk di Punia, Istri dan Anak Diselamatkan
Polisi Grebek Judi Sky Timezone di Jakbar dan Bunga Papan Kombes saat Peluncuran
RS Warga Karang Baru ditangkap Satresnarkoba Polresta Mataram, Diduga Edarkan Sabu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:43 WITA

Polisi di Mataram Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 67,46 Gram Sabu dan 271 Butir Ekstasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WITA

Heboh Diduga Orok Bayi di Pantai Selingkuh, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:10 WITA

Pengamanan Hari Pasaran di Narmada, Pengendara Tanpa Helm SNI Ditegur

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:35 WITA

Tawuran Remaja yang Viral, Berakhir Damai di Mataram

Senin, 29 Juni 2026 - 14:40 WITA

LPK di Mataram di Duga Rekrut Calon Pekerja ke Jepang Secara ILegal, Owner jadi Tersangka

Berita Terbaru

Go NTB

Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan

Jumat, 17 Jul 2026 - 15:01 WITA