Lari Sebagai Gaya Hidup Urban: Antara Kesehatan dan Status Sosial

Senin, 6 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Abdul Ali Mutammima Amar Alhaq, Penghobi Lari Lombok. Foto (Doc.Pribadi)

Oleh: Abdul Ali Mutammima Amar Alhaq, Penghobi Lari Lombok. Foto (Doc.Pribadi)

Tetapi, yang membuat olahraga lari kian menarik adalah ketika olahraga lari diintegrasikan ke dalam kehidupan sosial. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor hadir berbagai komunitas lari seperti: Senayan Runners, Bogor Runners, hingga  Indo Runners telah menciptakan ruang sosial yang baru. Di NTB sendiri hadir pula komunitas lari seperti: Runjani, Riot Lombok, Berari, Sembalun Runners, dan Club Atletik Kijang Rinjani, menjadi pilihan bagi masyarakat local untuk memulai hidup sehat. Komunitas-komunitas ini tidak hanya menciptakan ruang sosial dengan minat yang sama, tetapi juga mempererat hubungan sosial, bahkan menjadi tempat bertemunya pasangan hidup. Dalam hal ini, lari bukan lagi aktivitas individual, melaikan aktivitas kolektif yang memperkuat hubungan sosial dan menciptakan keserasian sosial.

Baca Juga:  Laga Bintang Kuripan Cup U-15 2026, Tuan Rumah Kuripan A jadi Juara

Dimensi Sosial dan Simbol Status

Namun, di balik meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, ada dimensi sosial yang menarik untuk disoroti. Dalam beberapa tahun terakhir, lari bukan sekedar olahraga semata, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang di pamerkan  ke khalayak umum.

Hal ini diikuti pula dengan maraknya perlengkapan lari berteknologi tinggi yang semakin populer. Sepatu lari dengan teknologi canggih, smartwatcth yang juga dengan fitur canggihnya, hingga pakaian dari merek-merek ternama menjadi simbol status bagi para pelari. Selain itu, kehadiran fotografer di sepanjang rute lari juga menjadi daya tarik tersendiri. Hasil foto itu kemudian diunggah oleh fotografer ke flat form seperti FotoYu yang nantinya pelari bisa menebus foto tersebut dengan harga yang bervariatif.

Baca Juga:  Komunitas Lari RUNGER, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan di Lobar

Media sosial, seperti TikTok, Instagram dan Facebook, telah menjadi panggung utama bagi para pelari untuk menampilkan pencapian, mulai dari medali, rute lari yang menarik, dan hasil lari dengan jarak tertentu sering kali menjadi konten pilihan untuk dibagikan. Dengan demikian, lari  kini tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun citra diri, dan menunjukkan eksistensi.

Baca Juga:  Daihatsu Sport : Konsisten Mendukung Pereli Pemula Pada Kejurnas Time Rally

Fenomena-fenomena ini menimbulkan pertanyaan: apakah lari pure untuk kesehatan, atau telah menjadi arena kompetisi sosial? Dalam hal ini, akan muncul beragam jawaban. Ada yang memang pure untuk kesehatan, ada menjadikan olahraga lari sebagai bagian dari pelarian hidup dan beragam jawab lainnya.  Namun, dalam realitas saat ini, lari telah berubah menjadi sesuatu yang eksklusif bagi ia yang memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Berita Terkait

Tak Masalah Gubernur Menjadi Ketua KONI NTB
Jungle Fun Run 5K di Suranadi Jadi Kampanye Konservasi Alam NTB
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026
Menpora: MotoGP Mandalika kembali hadir, Kenalkan Keindahan Nusantara di Mata Dunia
Lampaui Target! Kontingen Kickboxing Lobar Borong 9 Medali di Lanud ZAM Mataram
PLN UIW NTB Pastikan Pasokan Listrik Andal, Pocari Run Mandalika 2026 Berjalan Lancar
Kartini Race Semarakkan GT World Challenge Asia, Kolaborasi Insan PLN Pastikan Mandalika Terang Benderang
Siswa MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Turnamen Sepak Bola U-12 di Narmada, Muhamad Busrol Karim Jadi Bintang Penyerang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52

Tak Masalah Gubernur Menjadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:48

Jungle Fun Run 5K di Suranadi Jadi Kampanye Konservasi Alam NTB

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:54

Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:36

Menpora: MotoGP Mandalika kembali hadir, Kenalkan Keindahan Nusantara di Mata Dunia

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:31

Lampaui Target! Kontingen Kickboxing Lobar Borong 9 Medali di Lanud ZAM Mataram

Berita Terbaru

Penulis: Aswan Amir Hasan Nasution

Go Religi

Kenapa Harus Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 23 Agu 2026 - 09:40

Go Peristiwa

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:50