Terkait Rencana Demo di Gerindra NTB, Prof Asikin: Itu di Luar Tanggung Jawab Saya Sebagai Lawyer

Rabu, 25 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum Marga Harun, Prof. Dr. Zainal Asikin, S.H., S.U.

Kuasa hukum Marga Harun, Prof. Dr. Zainal Asikin, S.H., S.U.

Mataram, GONTB — Kuasa hukum Marga Harun, Prof. Dr. Zainal Asikin, S.H., S.U., menyatakan dengan tegas terkait munculnya rencana aksi demonstrasi di depan Kantor DPD Partai Gerindra NTB.

Aksi tersebut diketahui membawa tuntutan agar dilakukan usut tuntas terhadap dugaan kasus perselingkuhan antara Nadira Ramayanti istri anggota DPRD NTB Marga Harun dengan Bupati Dompu, Bambang Firdaus.

Prof. Asikin menegaskan gerakan massa tersebut murni merupakan inisiatif kelompok tertentu dan tidak ada kaitannya dengan langkah hukum yang sedang ia jalankan untuk kliennya. Ia menekankan posisinya sebagai pengacara hanya fokus pada pembelaan hukum di jalur formal.

Baca Juga:  Miliki Sabu 3.23 Gram, Ibu Rumah Tangga di Mataram diamankan Polisi

“Jadi ini yang saya mau luruskan, bahwa selebaran aksi Kamis besok 26 Maret 2026 itu di luar tanggung jawab saya sebagai lawyer. Saya hanya fokus pada penanganan hukum dari kasus itu,” tegas Prof. Asikin kepada awak media, Rabu (25/3/2026).

Sebagai guru besar hukum, Prof. Asikin menjelaskan mandat yang ia terima adalah untuk menyelesaikan konflik hukum antara Marga Harun dengan istrinya. Ia tidak ingin proses hukum yang sedang diupayakan terdistorsi oleh gerakan-gerakan di luar pengadilan yang justru berada di luar kendalinya menggiring ke ranah politik.

Baca Juga:  Saksi Meringankan Frederick Rabbi Bantah Dakwaan

Mengenal substansi perkara, Prof. Asikin mengungkapkan adanya dugaan pemutarbalikan fakta dalam keretakan rumah tangga kliennya. Ia membeberkan bahwa selama ini kliennya mendapatkan tuduhan miring, namun bukti-bukti yang dimiliki justru menunjukkan hal sebaliknya.

“Persoalan tuduhan istrinya yang mengatakan dia (Marga Harun) selingkuh, padahal dalam chat WhatsApp justru ditemukan dugaan bahwa istrinya yang melakukan perselingkuhan,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat maupun pihak-pihak terkait agar dapat membedakan antara proses hukum yang sedang berjalan dengan aksi-aksi massa yang berkembang di publik. Prof. Asikin memastikan akan tetap berkomitmen pada koridor hukum demi mendapatkan keadilan bagi kliennya, tanpa terlibat dalam gerakan politik atau demonstrasi di lapangan.

Baca Juga:  Saling Umpat Berujung Penganiayaan, Polisi Tahan 15 Terduga

Rencananya, aksi demonstrasi tersebut akan menyasar kantor partai Gerindra NTB mengingat status Bupati Dompu sebagai kader partai tersebut, namun sekali lagi Prof. Asikin menyatakan tidak bertanggung jawab atas narasi dan isi dari gerakan massa tersebut.   ***

Berita Terkait

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar
Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah
Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81
Dugaan Penganiayaan Murid Kelas 5 SDN 1 Peteluan Indah, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polresta Mataram
Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram
Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:52

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk

Jumat, 4 September 2026 - 13:20

Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44

PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:04

Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:56

Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81

Berita Terbaru