55 Lukisan Kaligrafi di Pamerkan di Taman Budaya Mataram

Dedi Suhadi

- Reporter

Sabtu, 15 Maret 2025 - 10:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Sebanyak 55 lukisan kaligrafi karya lima kaligrafer dipamerkan di Taman Budaya Mataram mulai  tanggal 14 – 21 Maret 2025.

“Setelah melakukan kurasi, karya 5 kaligrafer ini mewakili kaligrafi murni dan kaligrafi kontemporer,” jelas Kurator pameran, Yunani Jumat 14 Maret 2025.

Kaligrafi murni, jelas Yunani yakni kaligrafi yang berpegang teguh pada 7 (tujuh) pakem penulisan kaligrafi. Tujuh macam pakem penulisan kaligrafi murni yakni khat Naskhi, Sulus, Diwani, Diwani Jali, Rik’ah, Farisi dan Koufi.

“Ketujuh jenis khot ini harus didalami oleh seorang kaligrafer,” katanya.

Sedang kaligrafi yang sudah lari dari pakemnya namun dalam penulisan huruf Arabnya masih menampakkan pakemnya disebut kaligrafi kontemporer.

Baca Juga:  Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan

“Kaligrafi kontemporer ini membebaskan kaligrafer untuk berkarya. Mau dibawa kemana saja kaligrafinya, itu sudah menjadi kreatif pelukisnya,” katanya.

Sementara Kepala Taman Budaya Mataram, Sabarudin menyatakan pameran kaligrafi merupakan bentuk inovasi Taman Budaya setelah sebelumnya banyak menggelar  pameran seni rupa dan seni lukis.

Baca Juga:  KSBN: Kuliner Bagian Pemersatu Bangsa

Kedepan, kata Sabarudin Taman Budaya ingin menggelar pameran foto NTB tempo dulu, tentunya  bekerjasama dengan Museum NTB.

“Museum NTB memiliki foto-foto NTB tempo dulu. Alangkah bagusnya jika dipamerkan,” katanya. (Dedi Suhadi/gontb)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permainan Rakyat Peresean Jadi Serial Sandiwara Radio, Libatkan Pemain Sandiwara dan Penyiar Radio Kondang di Lombok
Dewasain, Doa Dibalik Usaha Petani di Desa Gondang
Festival Gili Gede Begawe Kembali Digelar, Sajikan Atraksi Budaya dan Olahraga Tradisional
Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan
Perang Topat Jadi Ajang Penguatan Toleransi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Desa Kuripan Gelar Pertandingan Peresean Meriahkan HUT RI ke-80
KSBN: Kuliner Bagian Pemersatu Bangsa
Pemerhati Budaya Sasak Soroti Kontroversi Dancer Kecimol Terkesan Erotis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:24 WITA

Permainan Rakyat Peresean Jadi Serial Sandiwara Radio, Libatkan Pemain Sandiwara dan Penyiar Radio Kondang di Lombok

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:05 WITA

Dewasain, Doa Dibalik Usaha Petani di Desa Gondang

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:54 WITA

Festival Gili Gede Begawe Kembali Digelar, Sajikan Atraksi Budaya dan Olahraga Tradisional

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:07 WITA

Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:26 WITA

Perang Topat Jadi Ajang Penguatan Toleransi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Go NTB

Siswa MTsN 2 Lombok Barat Raih Juara 3 SMARSI MIPA 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:30 WITA