Polres Loteng Tetapkan Oknum Anggota DPRD Sebagai Tersangka Pemalsuan Ijazah

- Reporter

Rabu, 9 Oktober 2024 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polresta Lombok Tengah, IPTU LukluK IL Maqnun. Foto:(Polres Lombok Tengah)

Kasat Reskrim Polresta Lombok Tengah, IPTU LukluK IL Maqnun. Foto:(Polres Lombok Tengah)

GONTB – Polres Lombok Tengah menetapkan LN, oknum anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah sebagai tersangka kasus pemalsuan ijazah paket C tahun ajaran 2007.

“Kami menetapkan saudara LN sebagai tersangka setelah proses penyelidikan maupun penyidikan dan memintai beberapa keterangan saksi, termasuk saksi ahli. Ada 17 saksi yang sudah dimintai keterangan,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat melalui Kasat Reskrim IPTU Lukluk il Maqnun, Rabu 9 Oktober 2024.

Baca Juga:  Nyamar Jadi Pengunjung, Terduga Pencuri di RSUP NTB ditangkap Polisi

Sehingga, kata Kasat Reskrim saat gelar perkara pada Sabtu, 5 Oktober 2024 pihaknya menetapkan saudara LN sebagai tersangka pemalsuan ijazah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatannya, jelas Kasat LN dikenakan Pasal 266 Ayat (2) KUHP Jo Pasal 266 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

Baca Juga:  Curi Tabung Gas LPG, Residivis Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Ampenan

“Untuk saudara LN telah kami layangkan surat pemanggilan tersangka pertama yang akan dihadiri pada Jumat, 11 Oktober 2024,” jelasnya.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat menegaskan apa yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari konsistensi Polres Lombok Tengah dalam merespon setiap laporan masyarakat.

Baca Juga:  Transaksi Sabu di sebuah Gang di Karang Bagu Digagalkan, Dua Pria Diamankan Dini Hari

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, Kalau itu benar, kita katakan benar. Kalau itu salah, kita katakan salah,” katanya.

Kapolres meminta semua pihak menerima putusan ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditandaklajuti sesuai undang-undang yang berlaku. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2×24 Jam, 2 Pemuda Curi Motor dibekuk Polisi di Lombok Tengah
Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram
Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel
Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos
Dugaan Korupsi Dana Darah PMI Lobar, Kejari Mataram Panggil Lima Pengurus
Operasi Gabungan Malam Hari, Polresta Mataram Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin
Dana Siluman DPRD NTB: 13 Anggota Dewan yang Tidak Mengembalikan Belum Tersentuh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:34 WITA

Kurang dari 2×24 Jam, 2 Pemuda Curi Motor dibekuk Polisi di Lombok Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:52 WITA

Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:45 WITA

Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:59 WITA

Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:58 WITA

Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos

Berita Terbaru