Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf di Mata Najwa Shihab dan Orang-Orang Terdekat: Pribadi Teduh, Tegas, dan Visioner

- Reporter

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf. Foto (Doc.Pribadi)

Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf. Foto (Doc.Pribadi)

Jakarta, 22 Mei 2025 — Kepergian Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia hukum dan media di Indonesia. Di tengah suasana berduka, banyak sahabat dan kolega mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang penuh integritas, tenang, dan memiliki visi besar untuk perubahan. Berikut beberapa kesan almarhum dimata orang orang terdekat :

Dikenang Sebagai Pribadi Teduh dan Bijaksana

Najwa Shihab, dalam pernyataan singkat yang disampaikan melalui media sosial, mengenang suaminya sebagai “rumah dalam bentuk manusia.”

“Mas Ibam adalah sandaran hidup saya yang paling kokoh. Ia tidak banyak bicara, tapi setiap kata-katanya penuh makna. Ia membuat saya berani menantang dunia karena tahu ada tempat saya pulang.”

— Najwa Shihab

Sosok yang Menginspirasi Dunia Hukum

Ibrahim adalah pendiri Hukumonline, salah satu platform literasi hukum terbesar di Indonesia, dan juga merupakan Managing Partner di firma hukum Assegaf Hamzah & Partners. Dalam dunia profesional, ia dikenal sebagai pengacara yang rendah hati namun sangat dihormati karena keahlian dan komitmennya terhadap keadilan.

Baca Juga:  Sosok Agam Rinjani: Porter Gunung yang membawa jenazah Juliana Marins

“Mas Ibam bukan hanya pemikir hukum yang jenius, tapi juga seorang mentor yang peduli. Banyak sekali pengacara muda yang berkembang karena bimbingannya,” ujar Yuliandri, salah satu rekan senior di firma hukumnya.

Sahabat dan Rekan Mengenangnya dengan Cinta

Rekan-rekannya di Narasi dan kalangan jurnalis juga memberikan testimoni penuh haru. Meski berada di belakang layar, Ibrahim sangat berperan dalam mendukung tumbuhnya Narasi sebagai media independen.

“Ia selalu hadir sebagai penguat, terutama saat Najwa berada dalam tekanan. Ia bukan tipe yang menuntut sorotan, tapi pengaruhnya terasa nyata,” kata Eko Prasetyo, kolega lama di Narasi.

Baca Juga:  Catatan Aswan Nasution : Tokoh Teladan Al-Washliyah Mengagumi Buya Hamka

Seorang Ayah dan Suami yang Hangat

Bagi keluarga, almarhum adalah ayah yang penuh cinta dan suami yang setia. Meski kehidupan mereka tak luput dari duka – seperti kehilangan putri pertama mereka yang wafat sesaat setelah lahir – Ibrahim selalu menjadi penenang di tengah badai.

“Ia bisa memeluk kesedihan dan tetap membuat kami merasa utuh,” ujar salah satu anggota keluarga.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berikut Profil Lengkap Bupati Pati Sudewo yang terjaring OTT KPK
Tarung Selak Bunga
Catatan: Aku dan Sepeda Ontel
Berguru Kepada Hamka: Hilang Dendam, Tersisa Cinta
Mengenal Lebih Dekat Arsyad Thalib Lubis, Ulama, Politikus, Kristolog, Jago Debat, Aktif Menulis dan Pendiri Al-Washliyah
Profil Ignasius Jonan, Mantan Menteri ESDM yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana
Mengenang H. Bahrum Djamil, SH, Tokoh dan Politisi dari Kalangan Al Washliyah
Siapa Zamroni Aziz? Kepala Kanwil Kemenag NTB, Viral Lempar Gagang Mikrofon Saat Lantik Pejabat!
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:20 WITA

Berikut Profil Lengkap Bupati Pati Sudewo yang terjaring OTT KPK

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:42 WITA

Tarung Selak Bunga

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:47 WITA

Catatan: Aku dan Sepeda Ontel

Senin, 8 Desember 2025 - 22:46 WITA

Berguru Kepada Hamka: Hilang Dendam, Tersisa Cinta

Selasa, 4 November 2025 - 19:43 WITA

Mengenal Lebih Dekat Arsyad Thalib Lubis, Ulama, Politikus, Kristolog, Jago Debat, Aktif Menulis dan Pendiri Al-Washliyah

Berita Terbaru