Sidang di Tunda, Kuasa Hukum Frederic Raby Kecewa Pada Jaksa

- Reporter

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Mataram, GONTB – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram, menunda sidang lanjutan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Frederic Raby alias Fredy, karena jaksa penuntut umum (JPU) belum dapat menghadirkan ahli bahasa bersertifikat yang mampu menerjemahkan, karena terdakwa seorang WNA sebagaimana telah dijadwalkan dalam persidangan pertama nomor perkara : 384/Pid.sus/2025/PN. Mtr, bertempat di ruang Cakra PN Mataram, Kamis 10 Juli 2025.

Ketua Majelis Hakim Isrin Surya Kurniasih mengumumkan sidang akan berlanjut di PN Mataram, Kamis depan 24 Juli 2025, dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi dari terdakwa Frederick Raby alias Fredy.

“Kami sangat kecewa dengan tertundanya persidangan hari ini, padahal kami telah berupaya maksimal menghadirkan saksi, dan mereka mengorbankan waktu untuk dapat memberikan kesaksian atas perlakuan Emma kepada Fredy,” kata kuasa hukum Fredy, Syarifuddin, saat ditemui di luar ruang sidang.

Syarifuddin juga mempertanyakan kenapa mesti terjadi hal seperti itu, seharusnya JPU yang sering beracara paham betul terkait syarat ahli bahasa yang harusnya di hadirkan.

“Ini kelalaian yang terkesan disengaja, padahal itu tanggung jawab JPU, apalagi persidangan kemarin permintaan majelis hakim untuk menghadirkan ahli bahasa sudah di utarakan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, anggota tim kuasa hukum terdakwa lainnya, Muhammad Syahrul, saat ditemui di luar ruang sidang, menerangkan seharusnya JPU menghadirkan ahli bahasa bersertifikat yang mampu menerjemahkan apa yang disampaikan Fredy untuk di catat pada berita acara persidangan.

“Ahli bahasa yang bersertifikat menjadi syarat formil menerjemahkan dalam persidangan atas apa yang di sampaikan oleh terdakwa yang merupakan WNA kemudian di catat pada berita acara persidangan,” tegas Syahrul.

Frederic Raby alias Fredy, untuk kedua kalinya, kembali hadir secara langsung di ruang sidang, ia juga mengaku kecewa atas proses sidang yang terjadi, dimana dilakuan penundaan.

“Ini seperti saya dipermainkan, dari awal hingga sidang kedua, ada sesuatu yang tidak adil saya rasakan,” ungkap Fredy sampaikan rasa kecewa kepada media.

Menurutnya, proses persidangan Emma yang duluan berlangsung justru berjalan lancar tidak ada hambatan dan kendala yang terjadi.

“Ini seperti lelucon, ketika sidang saya malah ahli bahasa yang menerjemahkan justru tidak bersertifikat,” kesalnya. ***

Baca Juga:  Bawa Kabur Laptop Rekan Kerjanya, Perempuan di Mataram di Tangkap Polisi

Berita Terkait

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi
Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda
Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110
Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram
Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram
Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:41

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:37

Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39

Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:36

Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07

Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40