Tambang Rakyat Tidak Mudah, Anggota DPRD Lobar Tegaskan Perlu Pengawasan Ketat

- Reporter

Selasa, 19 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Lombok Barat, GONTB – Forum Mahasiswa Lombok Barat (FM Lobar) menggelar dialog publik bertema “Merangkai Sinergi Pemerintah, Rakyat, dan Regulasi Tambang” di Kedai Ranger, Gerung Lombok Barat. Selasa 19 Agustus 2025.

Acara ini menjadi wadah diskusi kritis terkait isu penambangan rakyat di NTB, khususnya di kawasan Sekotong yang kaya akan potensi pariwisata.

Ketua Umum FM Lobar, Sofyan Hadi, membuka dialog dengan menekankan pentingnya mengupas tuntas isu tambang rakyat yang santer diberitakan.

“Saya berharap forum ini bisa menghasilkan pemahaman yang lebih baik bagi semua pihak,” ujar Sofyan.

Baca Juga:  Prihatin Terhadap Kondisi Partai, Pengurus Partai Perindo Lombok Barat Minta

Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Lombok Barat, H. Puspaedy, menjelaskan bahwa izin tambang rakyat merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sementara wilayah pertambangan dikuasai oleh kementerian.

Ia menyayangkan ketidakhadiran Dinas ESDM dan instansi terkait lain yang seharusnya menjadi narasumber utama.

Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, H. Husnan Wadi, S.H., M.H., menyampaikan kekhawatirannya. Meski belum pernah meninjau langsung, ia menyadari dampak besar dari kegiatan tambang.

“Saya merasa terpancing dengan diskusi ini, Tambang yang akan dikelola masyarakat dengan instrumen koperasi ini sangat tidak mudah,” ujarnya

Baca Juga:  Gebyar Pajak Kendaraan di Lobar: Samsat Gerung Masifkan Sosialisasi Pergub

Ia menambahkan, sebagai pengawas, DPRD Lobar akan mengawal agar penambangan tidak merusak lingkungan.

“Sekotong itu surga tersembunyi di Lombok Barat, tetapi potensi alam dan pariwisata akan rusak. Apakah layak diberi izin tambang di sana?” tanya Husnan.

Husnan menegaskan, Lombok Barat seringkali hanya menerima dampak negatif seperti pencemaran, sementara kewenangan dan keuntungan berada di tingkat provinsi atau pusat.

Ia berjanji, DPRD akan menindaklanjuti isu regulasi ini untuk memastikan masyarakat lokal mendapatkan manfaat nyata, bukan sekadar dampak buruk.

Baca Juga:  Sat Set di Tengah Hujan, Dr. Syamsuriansyah Turun Langsung Tambal Jalan Berlubang di Telagawaru

Senada dengan itu, Komite FM Lobar, Muksin Al-Husni, Jangan sampai judulnya tambang rakyat, tapi tidak bermanfaat.

“Jangan sampai tambang rakyat jadi topeng korporasi, merusak alam,” tegasnya.

Ia menyoroti maraknya dugaan indikasi oknum WNA yang masuk secara ilegal untuk mengelola tambang dan menegaskan bahwa izin tambang di NTB, termasuk di Sekotong, sudah diputuskan oleh Kementerian. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk memastikan manfaat tambang benar-benar dirasakan oleh rakyat. ***

Berita Terkait

PEPADU KUAT Diluncurkan, Warga Lombok Barat Kini Bisa Urus 16 Layanan Adminduk dari Web
Menghargai kuat dan derasnya arus dukungan, Mamiq Sup Daftar Calon Kades Narmada, Ini Kata Tokoh
Wabup Nurul Adha Tegaskan Warga Tanpa BPJS Wajib Dilayani di Puskesmas
Pemkab Lombok Barat Resmi Luncurkan Sistem E-Ticketing, Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Senggigi
Kompak! Warga Melanesia Shalat Id Perdana di Kompleks, Satu sapi dan Delapan Kambing di Kurban
Lewat Darat dan Laut, Bupati LAZ Tinjau Langsung Perayaan Lebaran Topat
Bupati LAZ Tinjau Amphitheater Senggigi, Siap Jadi Tempat Perayaan Lebaran Topat 2026
Kemeriahan Kick Off Hari Jadi Ke-68 Lombok Barat, Bupati LAZ Ajak Masyarakat Berkolaborasi Lewat Semangat ‘Patju Begawean’

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:00

PEPADU KUAT Diluncurkan, Warga Lombok Barat Kini Bisa Urus 16 Layanan Adminduk dari Web

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:19

Menghargai kuat dan derasnya arus dukungan, Mamiq Sup Daftar Calon Kades Narmada, Ini Kata Tokoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:30

Wabup Nurul Adha Tegaskan Warga Tanpa BPJS Wajib Dilayani di Puskesmas

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:48

Pemkab Lombok Barat Resmi Luncurkan Sistem E-Ticketing, Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Senggigi

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:50

Kompak! Warga Melanesia Shalat Id Perdana di Kompleks, Satu sapi dan Delapan Kambing di Kurban

Berita Terbaru