Lombok Barat, GONTB – Kasus tindakan pelecehan dan pemerkosaan hingga menyebabkan korban hamil di wilayah Lombok Barat masih bergulir.
Hingga saat ini belum ada status untuk terduga pelaku, padahal kasus ini sudah menghadirkan terduga untuk dimintai keterangan, termasuk korban dan saksi ke Polres Lombok Barat.
Berdasarkan informasi dari FW salah seorang keluarga korban menuturkan, kasus ini memang masih dalam pemeriksaan meskipun begitu hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi secara resmi terkait hasil pemeriksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan prosedur selanjutnya. semoga kepolisian segera mendapatkan kesimpulan dari pemeriksaan yang dilakukan ” Ujar FW.
Selain itu, keluarga korban mengaku berharap cemas dengan kondisi psikologi yang ada, desakan dari keluarga terus berdatangan, ditambah lagi prasangka yang terus ada menyebabkan kesimpang siuran isu di masyarakat.
“kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepolisian, tolong bantu kami pak agar kasus kejahatan kemanusiaan terhadap keluarga kami ini segera ada titik terang,” pintanya.
Sebelumnya saksi korban Y dari pihak keluarga yang sudah dimintai keterangan di unit PPA Polres Lombok Barat menyampaikan Polres Lombok Barat telah memanggil 3 saksi yakni diantaranya korban, misan perempuan korban, dan juga nenek dari korban sendiri.
Misan perempuan korban inisial Y sekaligus sebagai pendamping korban membenarkan akan pemanggilan yang dilakukan pihak kepolisian pada dirinya Kamis (09/10/2025 ).
Dijelaskannya, secara umum ia diperiksa terkait dengan kronologis kejadian kehamilan korban hingga kecurigaan kepada terduga pelaku.
“Saya ditanya terkait kesaksian saya hingga kronologis kehamilan korban melalui curhatan yang disampaikan korban saat ditanya,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Kepolisian Resort Lombok Barat terkait hasil pemeriksaan, penetapan status pelaku dan proses selanjutnya. ***













