Keluarga Korban Pelecehan Seksual Di Lobar, Resah Menunggu Kabar dari Polisi

- Reporter

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat keluarga korban pelecehan, tuntut kejelasan hasil pemeriksaan pelaku. Foto (Doc.Ist).

Suasana rapat keluarga korban pelecehan, tuntut kejelasan hasil pemeriksaan pelaku. Foto (Doc.Ist).

Lombok Barat, GONTB – Kasus tindakan pelecehan dan pemerkosaan hingga menyebabkan korban hamil di wilayah Lombok Barat masih bergulir.

Hingga saat ini belum ada status untuk terduga pelaku, padahal kasus ini sudah menghadirkan terduga untuk dimintai keterangan, termasuk korban dan saksi ke Polres Lombok Barat.

Berdasarkan informasi dari FW salah seorang keluarga korban menuturkan, kasus ini memang masih dalam pemeriksaan meskipun begitu hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi secara resmi terkait hasil pemeriksaan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan prosedur selanjutnya. semoga kepolisian segera mendapatkan kesimpulan dari pemeriksaan yang dilakukan ” Ujar FW.

Selain itu, keluarga korban mengaku berharap cemas dengan kondisi psikologi yang ada, desakan dari keluarga terus berdatangan, ditambah lagi prasangka yang terus ada menyebabkan kesimpang siuran isu di masyarakat.

“kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepolisian, tolong bantu kami pak agar kasus kejahatan kemanusiaan terhadap keluarga kami ini segera ada titik terang,” pintanya.

Baca Juga:  Residivis Diamankan Warga di Pasar Bertais

Sebelumnya saksi korban Y dari pihak keluarga yang sudah dimintai keterangan di unit PPA Polres Lombok Barat menyampaikan Polres Lombok Barat telah memanggil 3 saksi yakni diantaranya korban, misan perempuan korban, dan juga nenek dari korban sendiri.

Misan perempuan korban inisial Y sekaligus sebagai pendamping korban membenarkan akan pemanggilan yang dilakukan pihak kepolisian pada dirinya Kamis (09/10/2025 ).

Baca Juga:  Demi Judi Online, Dua Pemuda Dibekuk Usai Curi 11 Karung Bawang Putih di Pasar Mandalika

Dijelaskannya, secara umum ia diperiksa terkait dengan kronologis kejadian kehamilan korban hingga kecurigaan kepada terduga pelaku.

“Saya ditanya terkait kesaksian saya hingga kronologis kehamilan korban melalui curhatan yang disampaikan korban saat ditanya,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Kepolisian Resort Lombok Barat terkait hasil pemeriksaan, penetapan status pelaku dan proses selanjutnya. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Perempuan Ditemukan di Pesisir Lombok Utara
Hadapi Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi
Polresta Mataram Kembalikan Belasan Sepeda Motor Barang Bukti Kasus Narkoba kepada Pemilik
Tim Resmob Polresta Mataram Bekuk Dua Terduga Palaku Pencurian Sepeda Motor di Kos-Kosan Pagesangan
Residivis Curanmor Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram
Diamankan Resmob Terkait Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Kedapatan Simpan Sabu 2 Gram di Saku Celana
Pembangunan Puskesmas Batu Jangkih Mandek 67 Persen, Polda NTB Limpahkan Berkas dan TSK ke Jaksa
Satresnarkoba Polresta Mataram Tangkap Dua Pria di Ampenan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:10 WITA

Polairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Perempuan Ditemukan di Pesisir Lombok Utara

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:49 WITA

Hadapi Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:32 WITA

Polresta Mataram Kembalikan Belasan Sepeda Motor Barang Bukti Kasus Narkoba kepada Pemilik

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:21 WITA

Tim Resmob Polresta Mataram Bekuk Dua Terduga Palaku Pencurian Sepeda Motor di Kos-Kosan Pagesangan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:36 WITA

Residivis Curanmor Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA