Lombok Barat, GONTB – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi Strategi Pencapaian Indikator Makro di Batulayar sebagai upaya memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rakor ini menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai visi daerah.
Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh banyaknya strategi, tetapi oleh kesungguhan dan konsistensi pelaksanaan program.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak perlu terlalu banyak strategi. Yang paling penting adalah kemauan untuk bekerja dan menjalankan program secara optimal,” ujar Bupati.
Bupati memaparkan empat indikator utama yang harus menjadi fokus seluruh perangkat daerah:
- Tidak ada warga yang putus sekolah;
- Ketersediaan dan perluasan lapangan kerja;
- Peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH);
- Peningkatan tingkat melek aksara masyarakat.
Menurut Bupati, keempat indikator tersebut merupakan fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat Lombok Barat yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. Ia juga menekankan bahwa reputasi pemerintah dibangun dari kualitas kinerja, bukan sekadar komunikasi.
“Cara lobi yang baik adalah bekerja yang baik. Hasil kerja nyata akan menjadi bukti keseriusan kita,” tegasnya.
Bupati mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memiliki target kerja yang jelas dan terukur. Ia menyarankan setiap pegawai menuliskan target dan menempatkannya di lokasi yang mudah terlihat sebagai motivasi pencapaian harian.
“Kalau target selalu terlihat, kita akan lebih fokus dan terpacu untuk mencapainya,” tambahnya.
Kabar Positif bagi ASN P3K Paruh Waktu
Dalam Rakor tersebut, Bupati juga membawa kabar baik terkait kebijakan ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Berdasarkan informasi dari Menteri PAN-RB, pengaturan mengenai status ASN P3K paruh waktu telah dibuka kembali, memberikan kepastian hukum dan peluang untuk melengkapi berkas administrasi.
“Alhamdulillah, terkait nasib P3K ASN Paruh Waktu sudah dibuka oleh MenPAN-RB. Minggu depan, para pegawai sudah dapat mulai melengkapi berkas administrasi,” ungkap Bupati.
Pemda Lombok Barat berkomitmen mendukung penuh kelancaran proses administrasi dan penataan ASN P3K paruh waktu sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Rakor ini sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Lombok Barat dalam mencapai indikator makro pembangunan sebagai bagian dari visi daerah Sejahtera dari Desa.
Melalui koordinasi solid, program terarah, dan peningkatan produktivitas perangkat daerah, pemerintah optimistis dapat menghadirkan pembangunan inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. ***
Penulis : Ramli Ahmad
Editor : Lalu Sahid Wiadi
Sumber Berita: Liputan GONTB













