Penggerebekan Jaringan Narkoba di Karang Taliwang, Dua Pengedar dan Empat Pengguna Diamankan

Kamis, 22 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran Narkotika di wilayah Karang Taliwang, Cakranegara.

Dalam operasi yang digelar pada Rabu (21/05/2025) itu, petugas berhasil mengamankan dua terduga pengedar sabu berinisial BH dan RSP, serta empat orang lainnya yang diduga sebagai pengguna.

Operasi ini adalah pengembangan dari keterangan tersangka inisial R yang ditangkap sebelumnya, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku inisial BH di pinggir Jalan Imam Bonjol, Cakranegara (TKP I).

Baca Juga:  2 Pria di Narmada Lombok Barat di Tangkap Polisi, ini dugaanya

Pengembangan terus dilakukan secara berantai hingga ke lima lokasi berbeda. Dari rumah BH di kawasan Sayang-sayang (TKP II), petugas mengamankan MF.

Selanjutnya, petugas menggerebek sebuah kos-kosan di Karang Taliwang (TKP III) dan menangkap M, lalu berlanjut ke rumah lainnya di wilayah yang sama (TKP IV) dan mengamankan RSP, BM, dan HA. Penggeledahan terakhir dilakukan di rumah RSP (TKP V) yang diduga kuat sebagai tempat transaksi.

Baca Juga:  Polisi Tetapkan ASN Bawaslu NTB Jadi Tersangka, Apa Kasusnya?

Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain: Narkotika jenis sabu seberat 0,25 gram, timbangan digital, alat konsumsi shabu, klip bening kosong dan peralatan lainnya yang digunakan dalam aktivitas peredaran Shabu, beberapa unit handphone dan uang tunai hasil transaksi.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH. mengatakan, BH dan RSP diduga kuat berperan sebagai pengedar, sementara empat lainnya masih dalam pemeriksaan intensif untuk mengetahui keterlibatan mereka lebih jauh.

Baca Juga:  Kasus Pencurian Beras 50 Kg di Mataram Rampung, Dua Tersangka diserahkan ke Kejari

“Kami masih mendalami peran masing-masing. Ada indikasi kuat BH dan RSP merupakan pengedar, sedangkan empat lainnya diduga pengguna. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujarnya.

Pengungkapan ini menambah daftar panjang keberhasilan Polresta Mataram dalam menekan peredaran gelap Narkotika diwilayah hukumnya. Masyarakat pun diimbau untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari Narkoba. ***

Berita Terkait

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar
Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah
Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81
Dugaan Penganiayaan Murid Kelas 5 SDN 1 Peteluan Indah, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polresta Mataram
Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram
Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:52

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk

Jumat, 4 September 2026 - 13:20

Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44

PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:04

Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:56

Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04