Diduga 3 Remaja di Mataram Setubuhi Anak di bawah Umur, berikut Kronologisnya

- Reporter

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Tiga remaja di Kota Mataram terpaksa diamankan Tim Resmob Polresta Mataram lantaran dilaporkan atas dugaan Persetubuhan anak dibawah umur, Sabtu (31/05/2025).

Ketiga Remaja tersebut masing-masing BA, W, dan MII , kesemuanya berasal dari Kota Mataram diduga telah melakukan tindakan tersebut terhadap Korban ZS, Perempuan 14 tahun asal Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.k.,S.I.K., melalui Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Mataram Iptu Eko Ari Prastya SH., mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti setelah Keluarga Korban (M) melaporkan ke Polresta Mataram dengan melakukan serangkaian penyelidikan termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta hasil visum sebagai alat bukti tindakan dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah mendengar keterangan saksi-saksi dan hasil Visum Et Repertum dari pihak Rumah sakit, tim kita langsung menyelidiki keberadaan para terduga hingga akhirnya berhasil kita amankan. Mereka kita amankan di wilayah Kota Mataram, “ ucap Kanit PPA Polresta Mataram, Minggu (01/06/2025).

Baca Juga:  Sejumlah Anggota DPRD NTB Pilih Bungkam Usai Diperiksa Kejati dalam Kasus Dana Siluman

Peristiwa tindak pidana persetubuhan ini diketahui terjadi pada tangga 23 Mei 2025, dimana pada sekitar pukul 23:20 wita hari tersebut Pelapor saat terbangun dengan maksud buang air kecil kaget melihat pintu kamar Korban terbuka.

Saat melihat ke dalam kamar dan tidak menemukan Korban, Pelapor berusaha mencari ke luar rumah akan tetapi tetap tidak menemukan korban.

”Korban sempat hilang beberapa hari. Baru pada Jumat 30 Mei 2025 anak Pelapor sempat menghubungi teman salah satu Terlapor seorang Perempuan (IN) dan menanyakan keberadaan Korban, “ paparnya.

IN saat itu mencoba menghubungi temannya (Terlapor BA) dan menanyakan keberadaannya, akan tetapi dijawab oleh terlapor bahwa ia sedang menemani teman perempuan nya di salah satu Kos-kosan. Terlapor sepakat menjemput IN dan berjanji ketemu di Jembatan Loang Baloq Tanjung Karang.

Baca Juga:  BNN NTB: Pelaku Jasa Ekspedisi dan Kurir Hati-hati

“Saat Terlapor BA tiba menjemput IN di jembatan Loang Baloq, beberapa Keluarga Korban dan Kadus yang sengaja nunggu di sekitar lokasi dan bersembunyi langsung mengamankan Terduga BA dan meminta untuk diantar dimana keberadaan korban, “ ucapnya.

Saat tiba dan bertemu Korban di salah satu Kos-kosan di wilayah Kecamatan Sekarbela, Korban mengaku kepada Pelapor bahwa dirinya telah disetubuhi oleh 3 Laki-laki yakni BA, W dan MII.

“Jadi saat itu pula ketiga terlapor dibawa langsung oleh keluarga Pelapor dan Kadus ke unit PPA Polresta Mataram dan membuat Laporan Polisi, “ ucapnya.

Menurut Kanit PPA, peristiwa dalam laporan ini akan didalami secara mendalam untuk mengetahui keterlibatan para pihak.

Baca Juga:  Uang Dalam Brankas dipakai Foya-foya, F Masuk Penjara

Berdasarkan keterangan para terduga saat diinterogasi sementara, Terlapor BA mengaku telah membawa korban ke TKP (Kos-kosan) dan mengaku telah melakukan persetubuhan dengan korban serta kedua terlapor lainnya juga turut serta melakukan perbuatan tersebut.

“Berdasarkan Keterangan dari Terlapor BA, maka dia terlapor / terduga lainnya akhirnya berhasil pula diamankan beberapa saat setelah mengamankan BA, “ tegasnya.

Para terduga dijerat Pasal 81 ayat (1) Jo. Pasal 76D dan atau Pasal 82 ayat (1) Jo. Pasal 76E UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo. UU RI no. 17 tahun 2016 tentang peraturan kedua atas UU RI no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Mataram Sigap Evakuasi ODGJ Mengamuk di Punia, Istri dan Anak Diselamatkan
Polisi Grebek Judi Sky Timezone di Jakbar dan Bunga Papan Kombes saat Peluncuran
RS Warga Karang Baru ditangkap Satresnarkoba Polresta Mataram, Diduga Edarkan Sabu
Profil Bung Heru: Direktur Seniman Hukum Law Firm, Percaya Keberhasilan Tak Selalu di Ruang Sidang
Gerak Cepat Polsek Selaparang Amankan Dua Remaja Terduga Pelaku Pemukulan, Cegah Aksi Main Hakim Sendiri
Bobol Bengkel Senilai 5 Juta, Pria Asal Ampenan di Tangkap Polsek Selaparang
Dua Terduga di Gerebek di Ampenan Bersama 1.31 gram Sabu
Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Selaparang Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan Bersenjata Clurit
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:09 WITA

Polsek Mataram Sigap Evakuasi ODGJ Mengamuk di Punia, Istri dan Anak Diselamatkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:07 WITA

Polisi Grebek Judi Sky Timezone di Jakbar dan Bunga Papan Kombes saat Peluncuran

Senin, 15 Juni 2026 - 21:17 WITA

RS Warga Karang Baru ditangkap Satresnarkoba Polresta Mataram, Diduga Edarkan Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:29 WITA

Profil Bung Heru: Direktur Seniman Hukum Law Firm, Percaya Keberhasilan Tak Selalu di Ruang Sidang

Senin, 8 Juni 2026 - 19:13 WITA

Gerak Cepat Polsek Selaparang Amankan Dua Remaja Terduga Pelaku Pemukulan, Cegah Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru