Terpopuler: Warga Kota Mataram Diminta Tingkatkan Toleransi antar Umat Beragama hingga Operasi Pekat dan Barang Bukti

- Reporter

Kamis, 20 Maret 2025 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mataram, Kombes Pol Ariefaldi Warganegara. Foto (Humas Polresta Mataram).

Kapolres Mataram, Kombes Pol Ariefaldi Warganegara. Foto (Humas Polresta Mataram).

GONTB – Kapolres Mataram, Kombes Pol Ariefaldi Warganegara meminta warga kota Mataram menjaga keamanan dan  ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diwilayahnya masing-masing agar aman dan  nyaman selama pelaksanaan puasa, idul Fitri hingga lebaran Topat.

Apalagi, kata Kapolres perayaan Idul Fitri berbarengan dengan perayaan hari raya Nyepi maka toleransi antar umat beragama perlu ditingkatkan.

“Toleransi antar umat beragama perlu ditingkatkan seiring berbarengannya hari raya idul Fitri dan hari raya Nyepi,” katanya kepada wartawan Kamis 20 Maret 2025.

Berbarengannya waktu pelaksanaan hari raya Idul Fitri dan hari raya aya Nyepi tidak boleh dijadikan benturan tapi justru harus  bisa diselaraskan.

“Umat  Hindu dan umat Islam bisa menyelaraskan kegiatan keagamaannya masing-masing,” katanya.

Kapolres mengingatkan agar warga yang mudik memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Informasikan juga  kepada tetangga atau aparat keamanan,” katanya.

Baca Juga:  Alasan Terlilit Hutang, Pelaku Tega Gadai Sepeda Motor Anak Kosnya

Selain itu, kata Kapolres jika warga melakukan mudik  dengan menggunakan kendaraan harus dipastikan kendaraan dalam kondisi aman.

Operasi Pekat Rinjani dan  Barang Bukti

Disisi lain, Polres Mataram juga mengungkap hasil operasi Pekat Rinjani yang dilakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat selama melaksanakan ibadah puasa.

Dalam operasi Pekat Rinjani, Polres Mataram mengungkap beberapa kasus yakni kasus perjudian dengan tersangka 19 orang dari 10 kasus, kemudian kasus prostitusi dengan 11 tersangka dari 11 kasus, kasus minuman beralkohol  tanpa izin edar sebanyak 32 kasus dan tersangka 32 orang

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Jelang Lebaran Dan Nyepi, Bupati Lombok Barat Gelar Rapat Forkopimda

Selain itu, polres Mataram juga mengembalikan barang barang bukti hasil kejahatan kepada pemiliknya.

Menurut Kapolres, pengembalian barang bukti sudah dilakukan sebanyak 15 kali dengan barang yang sudah dikembalikan sebanyak 785 barang.

Dan untuk pengembalian barang bukti periode Januari – Februari 2025 sebanyak 34 jenis berupa 21 motor, 9 HP, 4 mobil, TV, alat panggang, helm, dan outdoor AC. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2×24 Jam, 2 Pemuda Curi Motor dibekuk Polisi di Lombok Tengah
Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram
Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel
Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos
Dugaan Korupsi Dana Darah PMI Lobar, Kejari Mataram Panggil Lima Pengurus
Operasi Gabungan Malam Hari, Polresta Mataram Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin
Dana Siluman DPRD NTB: 13 Anggota Dewan yang Tidak Mengembalikan Belum Tersentuh
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:34 WITA

Kurang dari 2×24 Jam, 2 Pemuda Curi Motor dibekuk Polisi di Lombok Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:52 WITA

Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:45 WITA

Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:59 WITA

Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:58 WITA

Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos

Berita Terbaru

Go NTB

Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WITA