Ratusan Massa Gelar Aksi Tuntut Penegakan Hukum atas Kasus Kematian Brigadir Esco

- Reporter

Kamis, 11 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Massa aksi dari keluarga Brigadir Esco Fasca Rely saat berorasi ke kantor Mapolda NTB. Kamis (11/09/2025). Foto (Ramli Ahmad/gontb).

Massa aksi dari keluarga Brigadir Esco Fasca Rely saat berorasi ke kantor Mapolda NTB. Kamis (11/09/2025). Foto (Ramli Ahmad/gontb).

Mataram, GONTB – Ratusan massa aksi turun ke jalan di Kota Mataram, Kamis (11/9/2025), untuk mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), agar mengambil langkah tegas dalam penanganan kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely. Aksi ini berlangsung di tengah pengawalan ketat aparat keamanan.

Dalam orasi yang disampaikan, massa menilai penanganan kasus oleh jajaran kepolisian masih lamban dan belum menunjukkan progres yang berarti. Mereka menuntut agar Kapolda NTB segera menarik berkas perkara dari Polres Lombok Barat ke tingkat Polda.

“Kami menuntut Kapolda segera menarik berkas kasus ini ke Polda NTB. Jangan ada lagi keterlambatan. Kasus ini harus ditangani secara serius di tingkat Polda,” tegas salah seorang orator di hadapan peserta demo.

Selain percepatan penanganan perkara, massa juga mendesak agar pihak kepolisian segera menetapkan dan menahan pelaku yang diduga terlibat. Mereka menilai penundaan penahanan hanya akan menimbulkan kecurigaan publik terhadap proses hukum.

“Segera lakukan penahanan terhadap tersangka. Jangan menunda-nunda, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar seorang pendemo.

Tuntutan lain yang mengemuka adalah percepatan gelar perkara agar status hukum tersangka segera jelas. Massa juga meminta agar kepolisian bertindak terhadap semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk mereka yang mengetahui kejadian tetapi tidak melaporkannya.

“Kami mendesak penegak hukum segera menangkap siapapun yang terlibat dalam aksi pembunuhan ini. Semua harus diproses hukum,” serunya.

Tak hanya menyoroti substansi perkara, massa juga menuntut akuntabilitas institusi kepolisian. Mereka mendesak Kapolda NTB melakukan evaluasi terhadap jajaran Polres Lombok Barat yang dianggap lalai menangani kasus.

“Kami menuntut Kapolda segera mencopot Kapolres, Wakapolres, Kasatreskrim, dan Kasat Intel Polres Lombok Barat. Mereka harus bertanggung jawab karena kasus ini tidak ditangani dengan maksimal,” teriak massa aksi.

Sejumlah peserta aksi juga menyuarakan agar pelaku nantinya dijatuhi hukuman maksimal, bahkan hukuman mati, sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan.

Aksi berjalan relatif tertib dengan penjagaan polisi di sekitar lokasi. Perwakilan massa menegaskan mereka akan terus mengawal proses hukum hingga ada kejelasan dan kepastian hukum terkait kasus kematian Brigadir Esco. ***

Baca Juga:  Kasus Narkoba Naik 18 Persen pada 2024, Kabid Humas : Polda Selamatkan 93.800 Orang

Berita Terkait

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi
Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda
Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110
Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram
Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram
Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:41

Rampas Kunci Motor Korban, Terduga Pelaku Curanmor di Pagutan Dibekuk Polisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:37

Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39

Kapolda NTB Imbau Orang Tua Awasi Anak Usai Kasus Penganiayaan di Udayana, Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan 110

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:36

Haris Maulana Minta Publik Objektif Sikapi Isu Kekerasan Gengster di Kota Mataram

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07

Diduga Pelaku Curanmor, Pria Asal Lombok Timur Ditangkap URC Polresta Mataram

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40