Berakhir Damai! Kapolsek Kediri Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Kepada Anggota

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB — Kapolsek Kediri, Iptu Pulung Anggara Surya Putra, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penganiayaan terhadap salah satu anggota kepolisian yang sempat menjadi sorotan publik beberapa waktu terakhir. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025.

Dalam keterangan kepada wartawan, Iptu Pulung menegaskan bahwa pihak yang terlibat dalam insiden tersebut bukanlah anggota Polsek Kediri. Ia menyebut, anggota yang dimaksud adalah personel dari Polres Lombok Barat.

“Yang bersangkutan bukan anggota Polsek Kediri, tetapi Brigadir MNS, anggota Polres Lombok Barat yang bertugas di bagian Buser Polres Lombok Barat,” jelasnya, Selasa (7/10/2025).

Lebih lanjut, Kapolsek Kediri menegaskan bahwa permasalahan yang sempat menimbulkan spekulasi di masyarakat itu kini telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan antara kedua belah pihak.

“Dalam pernyataan perdamaian, kasus ini sudah dinyatakan selesai secara kekeluargaan. Saya bersama saudara Solihin (Brigadir MNS) beserta keluarganya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan damai serta saling memaafkan satu sama lain,” ungkap IPTU Pulung.

Ia menambahkan, peristiwa ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh anggota kepolisian agar lebih bijak dan profesional dalam menjalankan tugas.

“Kedepan, kami berharap masalah ini bisa dijadikan pembelajaran supaya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap mendukung upaya penegakan disiplin di tubuh Polri. ***

Baca Juga:  Polisi Dukung BPKP Hitung Kerugian Sewa Alat Berat PUPR NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Bung Heru: Direktur Seniman Hukum Law Firm, Percaya Keberhasilan Tak Selalu di Ruang Sidang
Gerak Cepat Polsek Selaparang Amankan Dua Remaja Terduga Pelaku Pemukulan, Cegah Aksi Main Hakim Sendiri
Bobol Bengkel Senilai 5 Juta, Pria Asal Ampenan di Tangkap Polsek Selaparang
Dua Terduga di Gerebek di Ampenan Bersama 1.31 gram Sabu
Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Selaparang Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan Bersenjata Clurit
Polsek Selaparang Tangkap Terduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Kurang dari 2×24 Jam, 2 Pemuda Curi Motor dibekuk Polisi di Lombok Tengah
Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:29 WITA

Profil Bung Heru: Direktur Seniman Hukum Law Firm, Percaya Keberhasilan Tak Selalu di Ruang Sidang

Senin, 8 Juni 2026 - 19:13 WITA

Gerak Cepat Polsek Selaparang Amankan Dua Remaja Terduga Pelaku Pemukulan, Cegah Aksi Main Hakim Sendiri

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:15 WITA

Bobol Bengkel Senilai 5 Juta, Pria Asal Ampenan di Tangkap Polsek Selaparang

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:12 WITA

Dua Terduga di Gerebek di Ampenan Bersama 1.31 gram Sabu

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:01 WITA

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Selaparang Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan Bersenjata Clurit

Berita Terbaru

Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia wilayah NTB Ust. H. Aswan nasution.

Go Religi

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:49 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026). Foto (Kominfotik NTB)

Go NTB

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WITA