Lombok Barat, GONTB – Polres Lombok Barat mengadakan acara pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika dan minuman beralkohol yang merupakan hasil dari kegiatan rutin Satuan Narkoba selama periode Januari hingga April 2025.
Kegiatan pemusnahan ini menjadi momen penting dalam upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Lombok Barat.
Dalam laporan resmi, diketahui bahwa sebanyak 23 kasus narkotika telah berhasil diungkap oleh pihak kepolisian, dengan pengungkapan kasus yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Labuapi, Batulayar, Gerung, Lembar, dan Sekotong.
Barang bukti yang dimusnahkan termasuk sabu seberat 157,96 gram, dengan rincian 1,27 gram untuk uji laboratorium dan 50,99 gram untuk keperluan sidang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, jumlah sabu yang dimusnahkan secara total mencapai 105,7 gram. Selain sabu, barang bukti ganja seberat 26,71 gram juga telah disiapkan untuk sidang.
Para tersangka yang terlibat dalam kasus ini dijerat dengan pasal 114, 112, dan 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Selain tindakan terhadap pengguna narkotika, Polres Lombok Barat juga berhasil menyita barang bukti dari kafe-kafe yang tidak memiliki izin.
Dalam operasi ini, sebanyak 190 liter tuak dan berbagai jenis minuman beralkohol lainnya disita dan dimusnahkan bersama barang bukti narkotika.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, mengungkapkan tekadnya untuk terus meningkatkan keamanan, khususnya dalam menanggulangi peredaran narkotika.
“Dari hasil pengungkapan ini, kita akan terus meningkatkan keamanan, terutama di kecamatan yang masih tinggi kasus narkotika,” terangnya Jumat, 23 Mei 2025.
Tidak hanya menitikberatkan pada penindakan, Polres Lombok Barat juga berencana untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkotika sebagai langkah preventif.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol, serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (red)













