Innalillahi… Seorang Pejalan Kaki di Kebon Roek Ampenan Meninggal Terlindas Bus Pariwisata

- Reporter

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Polresta Mataram saat melakukan Olah TKP di Simpang tiga kebon Roek Ampenan Mataram. Selasa (23/07/2024). Foto (Humas Polresta Mataram).

Kepolisian Polresta Mataram saat melakukan Olah TKP di Simpang tiga kebon Roek Ampenan Mataram. Selasa (23/07/2024). Foto (Humas Polresta Mataram).

GONTB – Kecelakaan Maut, seorang pejalan kaki di Ampenan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tewas setelah terlindas bus pariwisata.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Simpang Tiga Pasar Kebon Roek Ampenan. Selasa (23/7/2024).

Warga di sekitar tempat kejadian yang melihat insiden kecelakaan itu sontak berteriak . Mereka langsung berhamburan untuk menolong korban.

Kasat Lantas Polresta Mataram AKP Yozana Fajri Sidik AF SIK MH turun langsung bersama Unit Laka Lantas mengatakan bahwa benar adanya jadi menurut kronologis awal adanya rombongan bus dari arah Senggigi menuju arah Ampenan tepat di persimpangan Kebon Roek terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan pejalan kaki dengan bus rombongan tersebut.

Baca Juga:  Tutup 2025, Polda NTB Musnahkan Barang Bukti Narkoba

“Korban pejalan kaki tersebut meninggal dunia dan kami saat ini langsung mendatangi TKP dan melaksanakan olah TKP atas kejadian tersebut,” ucapnya.

Saat ini, sopir bus dan kendaraannya sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut di Polresta Mataram dan penumpang bus di evakuasi, pungkasnya

Menurut keterangan saksi mata, korban yang merupakan seorang ibu-ibu sedang menyeberang jalan saat bus pariwisata tersebut melintas. Korban terseret beberapa meter dan mengalami luka parah.

Baca Juga:  Kabur! LR asal Kepulauan Riau Modus Mau Beli Motor, Kini Pelaku Nginap di Polsek Gunungsari

“Kepala dan badannya Mengalami luka parah,” ujar salah seorang saksi mata.

Korban yang identitasnya belum diketahui langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Namun, nyawanya sudah tidak tertolong. (***)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram
Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel
Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos
Dugaan Korupsi Dana Darah PMI Lobar, Kejari Mataram Panggil Lima Pengurus
Operasi Gabungan Malam Hari, Polresta Mataram Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin
Dana Siluman DPRD NTB: 13 Anggota Dewan yang Tidak Mengembalikan Belum Tersentuh
Polisi amankan Warga Labuapi diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:52 WITA

Kapolsek Ampenan Pimpin Pengamanan Sidang Kasus Brigadir Esco di PN Mataram

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:45 WITA

Aduan 110, Polsek Sandubaya Tangani Kasus Dugaan Pencurian di Hotel

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:59 WITA

Patroli Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Dasan Agung, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:58 WITA

Deteksi Dini Penyakit Menular, Bhabinkamtibmas Dampingi Layanan Konseling dan Tes HIV/IMS di Rumah Kos

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:08 WITA

Dugaan Korupsi Dana Darah PMI Lobar, Kejari Mataram Panggil Lima Pengurus

Berita Terbaru

Go Inspira

Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05 WITA